Saat ini menjabat sebagai Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) FH UNS. Jabatan ini dimilikinya sejak tahun 2018. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua KPU Sragen pada 2008 - 2013.
6.Susi Dwi Harijanti (pakar hukum tata negara Unpad)
Susi merupakan salah satu pelapor pelanggaran kode etik Ketua MK Anwar Usman. Ia kerap diundang sebagai dosen tamu di berbagai kampus.
7. Bayu Dwi Anggono (Guru Besar Universitas Jember)
Salah satu profesor bidang hukum termuda di Indonesia. Dalam usia 39 tahun, ia sudah menyandang gelar profesor di bidang Ilmu Perundang-undangan. Saat ini ia menjabat sebagai Sekjen Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (AP HTN-HAN), yang merupakan asosiasi dosen beranggotakan seribu pengajar di berbagai kampus seluruh Indonesia.
8. Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM periode 2017-2020)
Ia adalah dosen Ilmu Politik di FISIP Universitas Sumatera Utara (USU). Gelar S2 diperolehnya dari Universitas of Essex, Inggris. Ia aktif dalam menangani korban konflik di Aceh, Kalimantan dan Timor Leste. Ia juga pernah menjadi komisioner ASEAN Commission on the Promotion and Protection of the Rights of Women and Children.
9. Al Makin (Guru Besar Studi Agama UIN Sunan Kalijaga)
Ia dikenal sebagai pemikir Islam dan Guru Besar UIN Sunan Kalijaga dan Rektor UIN Sunan Kalijaga periode 2020-2024. Ia pernah mengusulkan pendidikan keragaman untuk generasi muda Indonesia, berisikan tentang budaya, tradisi, dan iman yang berbeda-beda.
Baca Juga: Jelang Debat Pilpres Perdana, Prabowo Disebut Rutin Minum Jamu Hingga Berenang
10. Gun Gun Heryanto (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Ia merupakan Dekan Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah. Ia dikenal sebagai pengamat politik dan Pemilu 2014, Pilkada DKI 2017, dan Pemilu 2019.
11. Wawan Mas'udi (Dekan Fisipol UGM).
Ia menjabat sebagai Dekan Fisipol UGM. Peraih gelar S2 dari University of Adger, Norwegia dan gelar PhD dari University of Melbourne, Australia ini dikenal ahli dalam kebijakan publik, welfarisme, sistem, dan institusi-institusi pemerintahan.
Demikian itu profil panelis debat Pilpres 2024 perdana.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Jelang Debat Pilpres Perdana, Prabowo Disebut Rutin Minum Jamu Hingga Berenang
-
Kekayaan Ditaksir Rp42 Miliar, Perjalanan Karier Egy Maulana Vikri Tak Main-Main
-
KontraS Dorong Penuntasan HAM Berat Dibahas Secara Substansial Di Debat Pilpres 2024
-
Dua Jurnalis Televisi Ini Dipilih Jadi Moderator Debat Capres-Cawapres, Siapakah Mereka?
-
Fresh From The Oven! Ini Deretan Nama Panelis Debat Pilpres 2024
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Achilles Bidik Kebutuhan Bisnis dari Transaksi hingga Pendanaan
-
1.300 Penerbangan Dibatalkan karena Topan Dolphin di Shanghai
-
Mitos macOS Lebih Aman Runtuh: Riset Kaspersky Ungkap Pengguna Mac Lebih Rentan Terkena Malware
-
Cushion Glad2Glow Pink dan Silver, Apa Bedanya? Ini Kelebihan Masing-Masing
-
Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin
-
Selat Hormuz Siap Dibuka Jika AS Mau Bayar Kompensasi ke Iran, Berapa Nominalnya?
-
PLTA Garung Pasok Energi Bersih ke Sistem Jawa-Bali, Aliri Listrik 30 Desa
-
Tak Risih Dijuluki Gubernur Persija, Pramono Optimis Juara Liga 1 Jadi Kado 500 Tahun Jakarta
-
5 Film Terbaru Agustus 2026, Ada Dear You Hingga The Tao Exorcist!
-
Misteri Sisa Kuota Internet: Mengapa Bisa Hangus dan Siapa yang Paling Diuntungkan?