Suara.com - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengaku telah memberikan beberapa rekomendasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait dengan materi debat Capres-Cawapres yang bakal dilakukan pada Selasa (12/12/2023).
Wakil Koordinator KontraS, Andi M Rizaldy berharap dalam debat nanti, Capres-Cawapres nanti dapat membahas secara substansian yang berkaitan dengan isu Hak Asasi Manusia (HAM).
“Capres dan Cawapres ini dapat membahas secara substansial berkaitan dengan isu HAM,” katanya, saat di kantor KontrasS, Kwitang, Jakarta Pusat, Minggu (10/12/2023).
Adapun pembahasan substansial terkait permasalahan HAM, yakni tentang pelanggaran HAM berat yang hingga saat ini tidak terungkap.
Kemudian juga yang berkaitan dengan situasi kebebasan sipil yang kian hari kian menyempit, karena hingga saat ini, warga selalu mengalami ketakutan karena berbagai bentuk represi, kriminalisasi hingga intimidasi, termasuk juga soal pembangunan yang tidak memcerminkan kemanusiaan.
“Dari berbagai pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah itu sering kali kami menemukan konflik yang mengakibatkan warga mengalami berbagai dugaan pelanggaran HAM,” jelasnya.
Hingga sejauh ini, lanjut Andi, dari ketiga Paslon Capres-Cawapres yang menjadi peserta Pemilu 2024, tidak ada satupun Paslon yang dari Visi-Misinya secara berkaitan soal pelanggaran HAM secara substansial.
“Kami masih belum menemukan secara substansial yang berkaitan dengan isu pelanggaran ham yang diakomodir oleh Capres-Cawapres khususnya berkaitan dengan penyelesaian atau penuntasan kasus pelanggaran ham, kami belum menemukan. Harapannya dari kami dari Capres-Cawapres tadi bisa membahas itu,” tandasnya.
Baca Juga: Fresh From The Oven! Ini Deretan Nama Panelis Debat Pilpres 2024
Berita Terkait
-
Dua Jurnalis Televisi Ini Dipilih Jadi Moderator Debat Capres-Cawapres, Siapakah Mereka?
-
Fresh From The Oven! Ini Deretan Nama Panelis Debat Pilpres 2024
-
KPU Sebut Tak Ada Usulan Agar Sesi Saling Sanggah dalam Debat Capres-Cawapres Dihapus
-
Lengkap! Jadwal Debat Capres Cawapres 2024 dan Temanya, Mulai Digelar Minggu Depan
-
Tangkis Kubu Prabowo-Gibran, Timnas AMIN Tegaskan Debat Capres-cawapres Harus Pakai Bahasa Indonesia
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
-
Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran
-
Oknum TNI AL Mabuk dan Aniaya Warga Talaud, Masyarakat Geram Hingga Kapal Rusak Parah