Kotak Suara / Pilpres
Selasa, 12 Desember 2023 | 22:43 WIB
Pendukung Anies menggelar Nobar di Sekretariat AMIN yang berada di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (12/12/2023). [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Pendukung Calon Presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan sempat memberikan sorakan dukungan kepada calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo saat Debat Capres berlangsung. Momen ini terjadi saat Ganjar mencecar Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.

Para pendukung Anies diketahui menghadiri acara nonton bareng (nobar) debat capres di Sekretariat Timnas AMIN, Jalan Diponegoro 10, Jakarta Pusat.

Dalam siaran langsung debat capres, Ganjar menanggapi soal pernyataan Anies dan Prabowo soal masalah pertanian di Indonesia. Ganjar mengaku sepakat dengan Anies yang mengedepankan penggunaan teknologi.

"Jadi menggunakan teknologi yang disampaikan Pak Anies, sudah betul, maka kita sama soal persoalan itu," ujar Ganjar.

Namun, Ganjar sebaliknya mencecar Prabowo yang menyebut saat ini pemerintah telah berhasil dalam menjaga kestabilan ekonomi. Eks Gubernur Jawa Tengah itu pun menyinggung soal permasalahan pupuk yang dialami oleh para petani di semua daerah.

"Tapi untuk Pak Prabowo, saya harus mengingatkan pak, pupuk langka terjadi di Papua pak, pupuk langka terjadi di sumatera utara pak, pupuk langka terjadi di NTT, NTB, Kalimatan Timur, termasuk bensin (mahal)," ucap Ganjar.

Mendengarkan pernyataan Ganjar itu, para pendukung Anies yang ikut acara nobar langsung bersorak kegirangan.

"Nah, tuh Pak Prabowo. Dengar tuh, pak," kata para pendukung Anies bersahut-sahutan sambil bertepuk tangan.

Dalam kesempatan berbeda, pendukung Anies juga sempat menyoraki Prabowo yang sedang menyampaikan pemaparan.

Baca Juga: Cek Fakta: Klaim Anies yang Menyebut Penyelenggaraan Pemerintahan Tidak Sesuai Prinsip Hukum

Prabowo menyebut konflik di Papua utamanya bisa diselesaikan dengan lebih dulu mengutamakan pembanguan di Papua. Ia menyebut Jokowi sebagai Presiden yang paling peduli dengan wilayah paling timur di Indonesia itu.

"Presiden Jokowi adalah presiden di Republik Indonesia yang paling banyak ke Papua. Kalau tidak salah sampai hari ini beliau sudah lebih dari 19 kali ke Papua," ujar Prabowo dalam siaran langsung debat Capres.

"Dan peninggalan pertumbuhan ekonomi di bawah pemerintahan Pak Jokowi yang paling pesat, yang paling tinggi selama sejarah Republik Indonesia," lanjutnya menambahkan.

Mencatut Nama Jokowi

Mendengar pernyataan Prabowo yang mencatut nama Jokowi, pendukung Anies langsung riuh menyoraki Prabowo. Beberapa di antara mereka menyebut Prabowo berupaya menjilat Jokowi demi meraih dukungan.

"Huuu, huuu, penjilat, penjilat. Bawa-bawa Jokowi mulu," kata para pendukung bersahut-sahutan menyoraki Prabowo.

Dalam acara ini, nobar diselenggarakan dengan layar besar yang menampilkan siaran langsung debat Capres di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Salah satu pendukung yang hadir bernama Rinto (45) mengaku sengaja datang sendiri demi mendukung Capres jagoannya itu.

"Saya tinggal di Pondok Gede, kerja di Mangga Dua sekalian pulang mampir sendiri ke sini," ujar Rinto saat ditemui Suara.com, Selasa (12/12/2023).

Rinto sendiri meyakini Anies akan mengungguli dua kandidat Capres lainnya, yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dalam ajang debat ini.

"Nggak usah dibandingkan lah. Pasti jauh (unggul) Anies)," katanya.

Ia sendiri mengaku mendukung Anies karena melihat rekam jejak saat menjadi Gubernur DKI periode 2017-2022 lalu.

Menurutnya, Anies membawa banyak perbaikan pada Ibu Kota seperti penyediaan jalur sepeda, perbaikan taman, dan program penuntasan kemacetan.

"Dukung Anies karena rekam jejak. Saya kan tiap hari lewat Jakarta, perubahannya banyak. Jalan lebih tertib, jalur sepeda dibuatkan, taman-taman bagus semua," katanya.

Tema debat perdana calon Presiden 2024 adalah Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi. Debat antara ketiga capres ini dipandu oleh dua jurnalis TVRI yang ditunjuk sebagai moderator, yakni Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel.

Terdapat 6 segmen dan 18 pertanyaan pada debat capres yang akan berlangsung selama 120 menit ini.

Sebelumnya, KPU telah menunjuk 11 orang panelis. Adapun mereka yang ditetapkan KPU 10 orang di antaranya berlatar belakang akademisi dari berbagai perguruan tinggi negeri tanah air.

Berikut adalah daftar panelis debat pertama capres-cawapres di Pilpres 2024:

Mada Sukmajati (Pakar Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada); Rudi Rohi Ahli (Pakar Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana); Lita Tyesta (Ahli Hukum Tata Negara Universitas Diponegoro), Khairul Fahmi (Pakar Hukum Universitas Andalas).

Kemudian Agus Riewanto (Pakar Hukum Tata Negara Universitas Sebelas Maret); Susi Dwi Harijanti (Pakar Tata Hukum Negara Universitas Padjadjaran); Bayu Dwi Anggono (Guru Besar Universitas Jember); Al Makin (Guru Besar Studi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga).

Selanjutnya Gun Gun Heryanto (Pengajar UIN Syarif Hidayatullah); Wawan Mas’udi (Dekan Fisipol Universitas Gadjah Mada); Ahmad Taufan (Ketua Komnas HAM periode 2017-2022)

Komisioner KPU Ausgut Mellaz mengatakan bahwa seluruh panelis tersebut telah menjalani karantina sejak Minggu (10/12/2023) lalu hingga hari-H debat perdana Pilpres 2024 berlangsung.

Load More