Suara.com - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur, Fauzan Fuadi menyebut Tim Pemenangan Nasional (Timnas) Anies Baswedan dan Gus Muhaimin Iskandar atau AMIN memainkan politik identitas karena menandatangani Pakta Integritas dari Ijtima Ulama merupakan narasi sesat yang mengindikasikan muncul kepanikan dari kubu tetangga. Mereka khawatir AMIN akan terus melesat dukungannya.
“Justru sebaliknya, politik yang menjadi jualan AMIN ya politik persatuan, politik rahmat bagi semuanya. Kanan kiri semuanya dirangkul oleh AMIN. Ini tidak terlepas juga dari keberadaan figur Gus Imin yang sekarang ada di barisan Pak Anies,” tegas Fauzan, Sabtu (16/12/2023).
Gus Imin, terang dia, jelas adalah representasi Politik Islam Wasathiyah (tengah) yang mempunyai akar kuat di kalangan NU. “Siapa yang tidak mengenal jalan perjuangan NU? Konsisten moderat, toleran, i'tidal, tasammuh, tawassuth, dan itu sejarah sudah membuktikan,” tegasnya.
Gampang menyebut pihak lain sebagai intoleran, politik identitas dan sebagainya, kata Bendahara DPW PKB Jatim, juga menunjukkan keringnya gagasan dari pihak yang menuduh.
“PKB punya sayap namanya Berani (Badan Persaudaraan Antar Iman) yang kemarin mengadakan refleksi menyambut Natal dan Tahun Baru 2024. Tema yang diangkat sangat menarik: Natal Wujud Kasih dan Persaudaraan. Teman-teman lintas agama hadir semua. Pak Anies juga hadir memberikan sambutan. Gus Imin malah menyampaikan arahan melalui live Zoom dari Tanah Suci Makkah, karena beliau sedang melaksanakan ibadah umroh,” papar Fauzan.
Berani ini, ungkap dia, rutin mengadakan kegiatan lintas agama baik peringatan hari besar, baksos bersama, dan kegiatan-kegiatan lain untuk membangun persaudaraan di antara mereka.
“Jadi PKB tidak hanya ngomong, tapi sudah membuktikan kalau soal toleransi dan persatuan Indonesia,” pungkas Fauzan Fuadi.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Bikin Ajakan Spesial untuk Wibu, Apa Itu? Fadil Jaidi Ikutan Terseret
-
Tak Ada Doa Bersama Saat Debat Perdana Capres di KPU, Anies: Tumben Doanya Diam
-
Pakai Seragam Kampanye, Mayor Teddy Ajudan Prabowo Ikut Nonton Debat Capres di KPU Jadi Sorotan
-
Pasca Teken Pakta Integritas Ijtima Ulama, Dukungan Ulama ke Anies-Imin Jadi Menguat
-
Saran Timnas AMIN Kepada Mahasiswa: Cari Rekam Jejak Capresnya, Jangan yang Stroke dan Emosian
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024