Terkait sumber dananya, SekjenTKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid sebelumnya mengatakan, uang ratusan triliun tersebut akan berasal dari pengalihan anggaran pada beberapa pos di APBN.
"Sumbernya berasal dari refocusing dan realokasi anggaran di sektor pendidikan, perlindungan sosial, dan kesehatan. Penentuannya bergantung pada segmentasi kelompok yang bersangkutan," ungkapnya di Jakarta pada Selasa (28/11) lalu.
Kala itu, Nusron mengaku optimis anggaran sebesar Rp400 triliun per tahun tersebut dapat mencakup 82,9 juta ibu dan anak yang akan mendapatkan manfaat dari program makan siang dan susu gratis di Indonesia.
"Program ini, dengan asumsi mencakup 82,9 juta atau 100 persen, baru dapat tercapai pada tahun 2029," kata Nusron.
Dia menjelaskan bahwa Prabowo-Gibran akan menggunakan data yang telah disahkan oleh Kementerian Sosial untuk mendistribusikan makan siang dan susu gratis kepada ibu dan anak di Indonesia.
Dalam agenda yang didatangi Burhanuddin itu, Relawan Milenial Penerus Negeri awalnya memberikan sejumlah rekomendasi kebijakan kepada Prabowo-Gibran dalam konteks kemenangan mereka di Pilpres 2024.
Setelah menerima rekomendasi tersebut, Burhanuddin menyatakan bahwa sejumlah kebijakan yang diusulkan oleh relawan sudah termasuk dalam program Prabowo-Gibran, dan aspirasi relawan dapat diakomodasi.
Salah satu contoh program yang disebutkan oleh Burhanuddin adalah program makan siang dan susu gratis. Dia menjelaskan bahwa program tersebut akan menyasar sekitar 82,9 juta penerima, termasuk anak-anak SD, SMP, SMA, balita, pesantren, dan ibu hamil.
Setelah melakukan perhitungan, biaya program ini diperkirakan mencapai US$1 per hari, setara dengan Rp1 triliun per hari atau sekitar Rp300-400 triliun per tahun.
Baca Juga: Gerindra Janjikan Hidup Layak ke Warga Banten kalau Prabowo Menang Pilpres 2024
Untuk menjalankan program tersebut, Burhanuddin menyatakan bahwa dibutuhkan pembangunan 45 ribu dapur, yang pada akhirnya akan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Prabowo-Gibran berencana merekrut sarjana baru dan mendukung petani lokal dengan membeli bahan makanan untuk mendukung program makan siang dan susu gratis tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024