Suara.com - Fenomena judi online hingga pinjol memang kerap menuai sorotan publik. Tentu saja hal ini menjadi kekhawatiran karena mengakibatkan dampak negatif.
Merujuk pada Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), terhitung dari tahun 2017-2023 mengatakan bahwa nilai transaksi judi online di Indonesia sudah menyentuh Rp190 triliun. Diketahui perputaran dananya juga terjadi mencapai 156 juta kali transaksi.
Kominfo mengatakan kalau pemblokiran ribuan situs judol dan penankapan ratusan pelaku judol oleh Polri tak menyurutkan para bandarnya untuk tetap melanjutkan bisnis mereka.
Hal ini pun terjadi perputaran dalam lingkaran kelompok miskin. Ada 2.761.828 orang yang memainkan judol selama lima tahun terakhir. 79,3% orang ternyata berasal dari masyarakat dengan kategori berpenghasilan rendah, seperti pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, buruh, hingga petani.
Mengingat ini sudah masuk dalam masa menjelang kontestasi politik, bagaimana gagasan capres-cawapres dalam mengatasi fenomena ini. Berikut ulasannya.
Adu Visi Misi Capres-Cawapres Soal Judol dan Pinjol
Berikut adalah gagasan 3 pasangan capres-cawapres soal judol dan pinjol.
Anies-Muhaimin
Fenomena ini masuk dalam misi ke-2 agenda ke7 tentanng Sektor Keuangan yang Tangguh dan Efisien:
Baca Juga: Maskot Gemoy Menang Besar Turun ke Jalan, Tambahan Amunisi untuk Suara Prabowo-Gibran di DKI Jakarta
"Memastikan adanya pengakan hukum terhadap penipuan online, pinjaman online, judi online, pengumpulan dana liar, dan praktik-praktik buruk produk keuangan yang melanggar hukum,"
Ada juga pada misi ke-8 agenda ke-5 tentang Kepolisian Republik Indonesia:
"Memberantas judi online, pinjaman online, ilegal, penyalahgunaan narkoba, dan praktik negatif atau kejahatan lain yang merusak generasi muda bangsa melalui pendekatan edukasi dan penegakan hukum,"
Prabowo-Gibran
Dalam dokumen visi-misi Prabowo-Gibran persoalan judi masuk dalam Asta Cita ke-7.
Memperkuat reformasi politik, hukum dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi, narkoba, judi, dan penyelundupan.
Berita Terkait
-
Maskot Gemoy Menang Besar Turun ke Jalan, Tambahan Amunisi untuk Suara Prabowo-Gibran di DKI Jakarta
-
Poliparty: Naruto Hingga Verrel Bramasta, Komentar 'Di Luar Nurul' dari Gen Z soal Baliho dan Poster Caleg
-
Cerita Kasus Pinjol Banyak Cekik Masyarakat, Mahfud: Banyak yang Sampai Bundir, Pinjam Rp 500 Ribu Jadi Rp 240 Juta
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024