Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyebut pasangan Capres-Cawapres nomor ururt 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendapat sentimen positif dalam 7 hari terakhir dari masyarakat. Hal ini didapatkan berdasarkan survei internal partai.
"Dalam catatan 7 hari terakhir (Ganjar-Mahfud) terdapat sentimen positif yang sangat besar," ujar Hasto di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2024).
Berdasarkan paparan hasil survei, Mahfud MD memperoleh sentimen positif tertinggi dengan 38,55 persen. Selanjutnya, Ganjar di posisi kedua dengan 34,01 persen.
Selanjutnya, Anies Baswedan dapat angka tertinggi ketiga dengan 27,03 persen. Lalu, Muhaimin Iskandar 22,01 persen; Gibran Rakabuming Raka 15,47 persen; dan terakhir Prabowo Subianto di angka 14,04 persen.
"Sehingga dengan atmosfer yang positif dengan sentimen positif dari Pak Ganjar dan Prof Mahfud MD, sentimennya itu yang paling besar daripada yang lain dari data AI (artificial intelegent) kami," ujar Hasto.
Hasto pun meyakini dalam 42 hari tersisa waktu kampanye elektabilitas Ganjar-Mahfud akan meroket dan mengalahkan kandidat lainnya.
"Jadi kami meyakini bahwa 42 hari ke depan akan menjadi suatu pergerakan yang menyatu dengan kekuatan rakyat itu," ujarnya.
Untuk mendorong hal ini, PDIP di daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat juga sudah melakukan reinforcement atau penguatan terhadap gerakan kader dan calon anggota legislatif (caleg).
"Sehingga beberapa wilayah-wilayah strategis dengan sentimen positif sebagaimana digambarkan di dalam data yang ada di sini membangunkan optimisme," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kondisi Relawan Ganjar Korban Penganiayaan Oknum TNI Di Boyolali
-
Kaesang Digeber Pemotor Berbendera PDIP, PSI Pertanyakan Hasil Penyelidikan: Pemimpin Partai Harus Bertanggung Jawab!
-
Bisa Singkirkan AMIN, Politisi Senior PDIP Sebut di Atas Kertas Ganjar-Mahfud Akan Berhadapan dengan Prabowo-Gibran
-
Dinilai Paling Aktif Turun ke Bawah Temui Rakyat Dibanding Paslon Lain, TPN Yakin Ganjar-Mahfud Bisa Menang Pilpres
-
Boyamin Sebut Harun Masiku Meninggal, Begini Tanggapan KPK
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan
-
DPR Sayangkan Prabowo Tak Singgung Kesejahteraan Guru di Pidato Kenegaraan