Suara.com - Sebuah rekaman suara yang diduga Anies Baswedan dimarahi oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh viral di TikTok. Rekaman suara itu diunggah oleh akun TikTok bernama ANGURMERAH.
Akun tersebut mengunggah rekaman suara yang seolah-olah Anies dimarahi oleh Surya Paloh dengan narasi: "Detik-detik telponan bapak ketuwa Nasdem Surya Paloh berbicara dengan bapak Anis Waswedan calon presiden 2024"
Berikut dialog rekaman suara yang diduga antara Anies dan Surya Paloh:
"Saya sudah berusaha sekuat tenaga, pas di debat saya juga mati-matian untuk ngambil perhatian masyarakat".
"Ya tetap aja, tapi data mu itu ngawur bilang angin nggak punya KTP segala saya yang malu haduh Nies," dalam rekaman yang terdengar mirip suara Surya Paloh.
"Itu saya berusaha kalem aja buat ngeles".
"Kesalahan masa lalu kamu itu kebanyakan sih, saya juga merasa dibohongin nih sama Mimin, di awal dia janjiin banyak banget hal sampai maunya jadi ketua tapi malah zonk".
"Pak kesalahan itu sudah saya tutup tutupin kalau soal Cak Mimin saya juga sebenarnya capek pak".
"Coba minta mulutnya diam aja, percuma saya angkat wakil kalau enggak ada gunanya makin kelihatan kan kerenannya Gibran."
Baca Juga: Disindir Gibran di Debat, Thomas Lembong Blak-blakan Ungkit Jokowi saat Ditelepon Cak Imin
Ternyata Hoaks
Dikonfirmasi terkait rekaman tersebut, Juru Bicara (Jubir) Timnas Anies - Muhaimin (AMIN), Ramli Rahim secara tegas menyebut rekaman Anies dimarahi Surya Paloh itu hoaks.
"Ini sangat jelas hoaks," kata Ramli saat dikonfirmasi, Senin (22/1/2024).
Sementara itu, Jubir Timnas AMIN lainnya. Iwan Tarigan menilai rekaman suara tersebut tidak mirip dengan suara Anies mau pun Surya Paloh.
"Suara pak Anies dan Pak Surya Paloh enggak begitu," jelas Iwan.
Sedangkan, Jubir Timnas AMIN, Indra Charismiadji meyakini rekaman suara tersebut merupakan produksi artificial intelligence atau AI. Indra bahkan menyebut tidak ada sama sekali pembahasan mengenai Anies dimarahin oleh Surya Paloh.
Berita Terkait
-
Anies Soal Debat Cawapres: Pesan Disampaikan Cak Imin Itu Daging!
-
Disindir Gibran di Debat, Thomas Lembong Blak-blakan Ungkit Jokowi saat Ditelepon Cak Imin
-
Performa Cak Imin Memukau! Pengamat Nilai Peningkatan Kinerja Signifikan di Debat Terbaru
-
Senjata Makan Tuan? Penggunaan Terminologi Bisa jadi Bumerang buat Gibran
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024