Suara.com - Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Sumatra Barat, Rahmat Saleh, optimis suara Prabowo Subianto yang menang telak di Padang pada 2019 lalu akan beralih untuk paslon Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (AMIN) di Pilpres 2024.
Hal itu, sambung Rahmat, bisa terjadi karena karakter pemilih di Sumbar memang menginginkan perubahan. Pada 2019, sosok Prabowo-lah yang dianggap sebagai ikon perubahan itu.
"Tapi ketika beliau (Prabowo) berpaling ke sebelah, masyarakat Sumbar kecewa. Insyaallah ikon perubahan kali ini adalah Pak Anies," jelasnya di Bandara Minangkabau, Kamis (25/1/2024).
Lebih lanjut, Rahmat menyebut bahwa masyarakat Sumbar sangat rasional. Karakter ini sejalan dengan pendekatan yang dilakukan oleh Anies Baswedan, seperti Desak Anies dan orasi perubahan.
"Masyarakat Sumbar itu rasional. Alhamdulillah selama kampanye yang dilakukan Pak Anies, melakukan Desak Anies dan memberikan narasi-narasi perubahan, itu kena di masyarakat Sumbar," kata Rahmat
"Insyallah itu bisa bertahan sampai akhir pemilihan. Kita optimis tercapai suara yang ditargetkan," tutupnya.
Berita Terkait
-
Cak Imin: Presiden Punya Hak Pilih, Kalau Memihak Harus Cuti!
-
Gegara Sebut Presiden Bisa Kampanye, Timnas AMIN Segera Laporkan Jokowi ke Bawaslu
-
Memaksa Ingin Bicara di Kampanye Akbar Anies, Rizal Sebut Prabowo Pengkhianat Padahal Sudah Dikasih Uang
-
Anies Dijadwalkan Kampanye Akbar di Aceh Akhir Pekan Ini, Pria dan Wanita Dipisah
-
Pesan Menohok Pandji Pragiwaksono untuk Jokowi: Richard Nixon Lengser Gegara Itu
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan