Suara.com - Beredar video yang memperlihatkan dua orang pria tengah sibuk memasang alat peraga kampanye (APK) paslon nomor urut 1, Anie-Muhaimin (AMIN). Video ini jadi viral lantaran dua pria tersebut berpenampilan bak anak punk.
Salah satu pria di video tersebut tampak kenakan jaket kulit warna hitam dan terlihat simbol huruf A yang selama ini diketahui sebagai lambang Anarko.
Sementara pria lainnya juga tampak kenakan jaket warna hitam dan sepatu hitam Dr.Martens yang biasa dikenakan anak-anak punk. Keduanya tampak sibuk memasang APk di sejumlah tempat.
Baca Juga:
- Kunjungi Bali Bersama Selvi Ananda, Gibran Tenggak Jamu Tingkatkan Gairah Seksual
- Pengacara Minta Penahanan Siskaeee Ditangguhkan karena Alami Gangguan Jiwa: Tangannya Banyak Bekas Sayatan
- Dukungan Masyarakat Tak Terbendung, Aliansi Mahasiswa Kalimantan Barat Gelar Aksi Kawal Janji Prabowo-Gibran
- Biodata dan Pendidikan Cucu Luhut yang Soroti Omongan Tom Lembong Jelekin Pemerintah
Tampak dalam video, APK yang dipasang dua orang pria itu memperlihatkan pasangan Anies-Muhaimin. Salah satu APK yang dipasang dua pria ini bertuliskan, 'Kita butuh kesetaraan, AM1N,'
Lalu ada juga spanduk yang bertuliskan, 'Cerdas tegas amanah AM1N', serta spanduk 'Bansos bukan alat politik'.
Spanduk-spanduk yang dipasang oleh dua orang pria itu terlihat buatan sendiri bukan memesan dari tempat percetakan.
"Punk Golput X Punk Kampanye (tanda ceklist)," tulis caption pada video yang diunggah akun Twitter @iddowildan, Sabtu (27/1).
Pada video juga terlihat dua orang pria itu mengambil sejumlah APK dari dalam mobil warna hitam.
Baca Juga: Di Depan Pendukung, Gibran Kembali Ungkit Soal Greenflation: Yang Ngerti Saya Kasih Jaket
Sontak saja video ini menuia banyak komentar dari warganet. Sebagian besar mempertanyakan logo A yang dipakai oleh salah satu pria tersebut.
"A-nya emang bukan anarchy tapi Anies.. ketik Amin," cuit salah satu akun Twitter.
"Punk percaya sistem?" tanya akun lainnya.
"Punk adalah merdeka. Punk kampanye wkwk," sambung akun @rudi***
Sekedar informasi, simbol A di jaket salah satu pria tersebut identik dengan simbol Anarko. Anarko merupakan paham, ideologi, ataupun filosofi yang mempercayai bahwa segala bentuk negara, pemerintahan, dengan kekuasaannya adalah lembaga-lembaga yang menumbuh suburkan kebebasan terhadap kehidupan, oleh karena itu yang Haq harus di lakukan, dan yang bathil beserta perangkatnya harus dihilangkan/dihancurkan.
Kata Anarko biasanya dipergunakan untuk membedakan antara satu paham dengan paham yang lainnya yang ada dilingkungan para anarkis.
Berita Terkait
-
Di Depan Pendukung, Gibran Kembali Ungkit Soal Greenflation: Yang Ngerti Saya Kasih Jaket
-
Prabowo Ungkap Jabatan Maruarar Sirait Di TKN: Wakil Ketua Bidang Ini Dan Itu!
-
Sebut Anies Punya Modal Perubahan, Gestur dan Ucapan Prabowo Ditiru: Sori Ye
-
Bacaan Al Fatihah Anies Baswedan saat Jadi Imam Salat Disorot, Netizen Senggol Kartika Putri
-
Guru Honorer Bandung Panjatkan Doa Demi Kemenangan Satu Putaran Prabowo-Gibran
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024