Kotak Suara / Pilpres
Jum'at, 02 Februari 2024 | 20:35 WIB
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan. [Suara.com/Rakha]

Suara.com - Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan mengatakan pengelolaan sumber daya alam atau SDA tidak boleh menggunakan ideologi ekonomi yang dinilai tidak sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Dia mengaku kerap menyampaikan pesan tersebut kepada anak-anak muda Indonesia yang dikirim sekolah ke luar negeri dan kembali ke tanah air.

"Saya sering mengingatkan, tolong jangan pulang ke Indonesia menggunakan ideologi pikiran ekonomi yang tidak sejalan dengan konstitusi kita. Bawa itu sebagai pegangan," kata Anies dalam acara Sarasehan DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2024).

Dia menegaskan penting bagi semua yang berada di dalam birokrasi dan pemerintahan untuk mengingat konstitusi, termasuk soal pengelolaan SDA.

Mantan Gubernur DKI Jakarta menyampaikan UUD 1945 pasal 33 mengatur bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Anies pun menyatakan Indonesia memiliki prinsip pengelolaan sumber daya alam yang bisa jadi berbeda dengan negara-negara lain karena korporasi diharuskan menaati konstitusi. Namun, dia menilai saat ini yang terjadi di Indonesia adalah sebaliknya.

"Nah, yang sering terjadi terbalik, kebijakan dibuat supaya korporasi mau bekerja di sini, harusnya ini landasan konstitusinya semua korporasi harus ikut," ujar Anies.

Dia menyebutkan setidaknya ada enam prinsip untuk mengelola SDA di Indonesia. Menurut Anies, enam hal ini harus terpenuhi saat akan mengambil kebijakan terkain pengelolaan sumber daya alam.

Adapun prinsip yang dimaksud Anies ialah peningkatan pendapatan negara dan devisa; pertumbuhan ekonomi daerah; pendapatan masyarakat di daerah yang bersangkutan untuk mengurangi kemiskinan; membuka lapangan pekerjaan, terutama yang berada di daerah; transfer teknologi; perlindungan lingkungan hidup.

Baca Juga: Ahok Mundur Demi Kampanyekan Ganjar-Mahfud, Veronica Tan Dukung AMIN?

Load More