Suara.com - Calon presiden nomor urut 01, Anies Baswedan, melanjutkan safari politiknya ke Garut dengan berorasi di Lapangan Jayaraga, Kamis (8/2/2024). Dalam kesempatan ini, Anies mendapat aspirasi dari warga Garut Utara dan Garut Selatan.
Aspirasi tersebut berisikan tuntutan agar Anies segera menuntaskan permasalahan yang dihadapi warga Garut, begitu dirinya terpilih menjadi presiden.
"Kami dari Paguyuban Masyarakat Garut Utara dan Garut Selatan ingin menyampaikan tuntutan dan harapan. Pertama, mendesak untuk mencabut honorarium pemekaran daerah," ujar seorang perwakilan yang menyampaikan aspirasi.
Tidak hanya itu, ada sembilan aspirasi lain yang disampaikan dalam kesempatan tersebut, diantaranya, menjadikan Garut Utara sebagai kawasan industri dan Garut Selatan sebagai kawasan pariwisata.
Mereka juga menuntut agar menghilangkan politik dinasti dan mencabut Undang-Undang Cipta Kerja.
Apa yang disampaikan warga Garut, kata Anies, juga ia dengar di sejumlah daerah lainnya.
"Saya keliling banyak tempat menemukan banyak harapan. Tadi disampaikan harapan masyarakat Garut untuk dapat kesempatan yang sama," ujar Anies.
"Suara seperti ada di seluruh Indonesia. Mereka adalah orang-orang yang punya hak sama, tapi belum dapat perhatian yang sama," imbuhnya.
Karena itulah, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 ini mengajak masyarakat Garut untuk mewujudkan perubahan. Caranya dengan memilih paslon nomor urut 01 pada 14 Februari mendatang.
Baca Juga: Anies Puji Pendukung Bikin Spanduk Tanpa Bantuan AI, Sindir Siapa?
Berita Terkait
-
Di Samarinda, Anies Kumandangkan Waktunya Perubahan
-
Kaltim Sumber Minyak Tapi Warganya Miskin, Anies Bilang Begini
-
Bikin Meleleh, Nasihat Pernikahan Anies Baswedan ke Wanita yang Kehilangan Ayah
-
Raffi-Nagita dan Sederet Artis Ternama Rilis Lagu Doa untuk Pemimpin Negeri bagi Prabowo-Gibran
-
Suara Anies Fals, Ganjar Pamer Vokal Lagu Terlalu Manis
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024