Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi ogah mengomentari perihal perolehan suara sementara partai yang dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Hasil hitung resmi atau real count sementara KPU menunjukan perolehan suara PSI yang maaih di bawah ambang batas parlemen sebesar 4 persen.
Ditanya mengenai perolehan suara partai yang diketuai anaknya, Jokowi enggan komentar. Ia justru melemparkan balik pertanyaan tersebut untuk PSI.
"Tanyakan ke PSI," kata Jokowi di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Selasa (20/2/2024).
Diberitakan sebelumnya, PSI bawah kepemimpinan Kaesang, anak bungsu Jokowi, menghadapi ketidakpastian dalam lolos ke Senayan berdasarkan hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pemilu Legislatif 2024.
Meskipun Kaesang optimis dengan klaim survei internal yang menunjukkan PSI meraih 6 persen suara, data sementara dari KPU menunjukkan angka yang jauh lebih rendah.
Berdasarkan real count KPU per Jumat (16/2/2024) pukul 14.32 WIB, dengan 137.639 TPS atau 16,72 persen dari total 823.236 TPS telah selesai melakukan penghitungan, PSI hanya meraih 836.872 suara atau 2,67 persen, jauh dari klaim survei internal tersebut.
Angka ini membuat PSI terancam tidak lolos ke parlemen, mengingat ketentuan ambang batas perolehan suara minimum adalah empat persen dari total suara sah nasional.
Sementara itu, PPP, saingan terdekat PSI, sudah berada dalam posisi lebih aman dengan perolehan 1.338.750 suara atau 4,28 persen, menunjukkan peluang yang lebih besar untuk lolos ke Senayan.
Baca Juga: Bukan soal Dinasti Politik, Adik Ipar Selvi Ananda Putuskan Gabung PSI karena Lelah Kaya Sendirian
Kaesang Pangarep sebelumnya menyatakan keyakinannya bahwa banyak pemilih loyalis Presiden Jokowi beralih ke PSI, serta adanya pemilih dari partai lain yang juga memilih PSI.
Dengan situasi saat ini, PSI perlu bekerja keras untuk meningkatkan perolehan suaranya agar bisa memenuhi ambang batas dan mendapatkan kursi di DPR RI.
Situasi ini juga menegaskan betapa dinamisnya peta politik dalam pemilu ini dan pentingnya setiap suara dalam menentukan komposisi kekuatan politik di parlemen.
Untuk partai politik yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara minimal empat persen, mereka tidak akan disertakan dalam penghitungan perolehan kursi DPR di setiap daerah pemilihan atau dapil, sesuai dengan UU Pemilu.
Hasil akhir real count KPU masih dinantikan untuk mengetahui apakah PSI dapat memperbaiki posisinya dan lolos ke parlemen, atau harus menghadapi realitas sebagai partai non-parlemen di periode berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024