Pendidikan dan Pengalaman Anies Baswedan
Anies Baswedan memulai pendidikannya di TK Masjid Syuhada yang kemudian dilanjut ke SD Laboratori, Yogyakarta. Kemudian, ia bersekolah di SMPN 5 Yogyakarta. Di sana, Anies dikenal aktif dalam berbagai kegiatan OSIS sebagai pengurus bidang humas.
Kemudian, ia meneruskan pendidikan ke SMA Negeri 2 Yogyakarta. Saat itu, Anies tetap aktif untuk berorganisasi sampai ia terpilih menjadi Wakil Ketua OSIS. Ia bahkan dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Ketua OSIS Se-Indonesia pada tahun 1985 silam.
Lalu, pada tahun 1987 ia mengikut program pertukaran pelajar AFS dan menetap di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat selama satu tahun. Program tersebut pun menjadikannya menempuh SMA selama empat tahun.
Pada tahun 1993, Anies menerima beasiswa dari JAL Foundation untuk mengikuti kuliah di musim panas di Sophia University, Tokyo. Selang dua tahun, ia juga lulus S1 dari Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kemudian, Anies Baswedan melanjutkan pendidikan Master of Public Management di Sekolah Urusan Publik, Universitas Maryland, College Park, Amerika. Lalu, ia mengambil program S3 Ilmu Politik di Northern Illinois University, Amerika.
Sebelum ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies sudah lebih dulu menempati posisi Menteri Kebudayaan dan Pendidikan untuk periode 2014-2016. Ia juga pernah berkarir sebagai Rektor Universitas Paramadina pada tahun 2007-2011.
Selain itu, Anies juga kerap menjadi peneliti di beberapa tempat. Di antaranya The Office of Research, Evaluation, and Policy Studies dan Center for Governmental Studies yang ada di Northern Illinois University.
Kemudian, ia juga menjadi peneliti The Indonesian Survei Institute (LSI). Tak hanya itu, ia juga pernah menjabat sebagai Research Manager di IPC, Inc. dan Direktur Riset The Indonesian Institute Center for Public Policy Analysis.
Baca Juga: Minta Heru Budi Gratiskan Sekolah Swasta, DPRD DKI Usul KJP Dihapus
Ia bahkan pernah menggeluti dunia presenter. Di antaranya yaitu dalam Program Save Our Nation, Metro TV dan Young Global Leaders Summit, Tanzania, Afrika. Kemudian juga menjadi redaktur dan host program Tanah Merdeka milik TVRI Yogyakarta.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Awal Mula Isi Pidato Anies yang Bikin Ahok Ogah Maju Bareng di DKI 1
-
Dijagokan Buat Pilkada Sleman, Riwayat Pendidikan Erina Gudono Moncer Tapi Belum Pernah Sentuh Politik
-
Ini Bahaya Loh! Pesan Menohok Ahok untuk Kaesang yang Dirumorkan Maju Pilkada DKI
-
Ahok Kembali Koar-koar: Bicara Kecurangan Pemilu, Ungkit Ayat dan Mayat
-
Minta Heru Budi Gratiskan Sekolah Swasta, DPRD DKI Usul KJP Dihapus
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi