Suara.com - Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar menegaskan, seluruh DPD se-Indonesia tetap setia dan solid mendukung Airlangga Hartarto kembali menjadi Ketua Umum Partai Golkar pada musyawarah nasional (Munas), Desember 2024 mendatang.
Penegasan dorongan DPD untuk Airlangga Hartarto tersebut menjawab beragam isu perihal bursa kandidat ketua umum Partai Golkar. Mulai dari Presiden Joko Widodo hingga putranya, Gibran Rakabuming Raka yang digadang-gadang cocok memimpin "Beringin" menggantikan Airlangga.
"Solid (dukung Airlangga) sampai munas Desember nanti," kata Zaki kepada wartawan, Minggu (17/3/2024).
Dukungan untuk Airlangga kembali memimpin Golkar, diklaim Zaki terjadi di semua tingkatan DPD. Mulai dari proviksi hingga kabupaten/kota secara aklamasi mendorong Airlangga.
"Aklamasi ini apresiasi setinggi-tingginya temen-temen DPD tingkat 1 kepada Pak Airlangga," kata Zaki.
Bukan tanpa alasan DPD kembali menginginkan Partai Golkar berada di bawah kepemimpinan Airlangga. Salah satu alasannya ialah kinerja Airlangga sebagai ketua umum.
"Perlu diketahui basis atau pijakan landasannya adalah prestasi. Hal itu menjadi alasan teman-teman DPD tingkat 1 melihat kepemimpinan Pak Airlangga," ujar Zaki.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono menegaskan musyawarah nasional (munas) Partai Golkar tetap sesuai jadwal, pada Desember tahun ini.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 ini menyampaikam tidak ada pembicaraan soal perubahan jadwal munas. Terlebih bila jadwal munas dimajukan sebelum tanggal 20 Oktober 2024 atau sebelum habis masa jabatan Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Golkar Tegaskan Jadwal Munas Tetap Desember, Tak Dimajukan Sebelum Jokowi Lengser
"Tidak ada pembahasan apapun mengenai perubahan jadwal munas Golkar," kata Dave kepada wartawan, Minggu (17/3/2024).
Berita Terkait
-
Golkar Tegaskan Jadwal Munas Tetap Desember, Tak Dimajukan Sebelum Jokowi Lengser
-
Mencuat Nama Gibran Gantikan Airlangga, Golkar Terbuka Kasih KTA
-
Qodari Anggap Sosok Gibran Layak Jadi Ketum Golkar, Lunturkan Tradisi Partai Kolot
-
Syarat Mantan Istri Dedi Mulyadi, Anne Ratna Mustika Jika Ingin 'Mulus' di Pilkada 2024
-
Ical Tegaskan Syarat Calon Ketum Golkar Harus 5 Tahun Jadi Pengurus tapi ...
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024