Suara.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mewanti-wanti Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet yang ingin melakukan rekonsiliasi setiap pihak yang sudah bersaing dalam Pilpres 2024 lalu.
Mardani Ali Sera menilai rekonsiliasi akan berbeda arti jika seluruh pihak berada dalam satu posisi yang sama.
"Justru ketika semuanya meloncat jadi satu perahu jadi demokrasi yang lucu Indonesia," ungkap Mardani kepada wartawan di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2024).
Baca Juga: Buka Sidang Tahunan MPR, Bamsoet Ungkit Koalisi Pilpres 2024 Lewat Pantun, Begini Bunyinya!
Mardani secara pribadi menyambut baik rencana rekonsiliasi ala Bamsoet. Menurutnya, rekonsiliasi tersebut tidak mesti bergabung menjadi satu koalisi.
"Rekonsiliasi adalah sebuah proses dan tidak bermakna semuanya bergabung menjadi koalisi karena koalisi dan oposisi dan masing-masing dalam kerangkan rekonsiliasi boleh," katanya.
Seperti diketahui, Bamsoet ingin memulai agenda rekonsiliasi nasional pasca Pilpres 2024. Bamsoet berharap kubu 01, 02, dan 03 dalam Pilpres 2024 lalu bisa ikut bergabung.
Bamsoet mengaku merencanakan rekonsiliasi nasional ini bersama politikus Gerindra, Maruarar Sirait alias Ara.
"Gagasan ini gagasan yang luar biasa, dan kami bersama mas Ara juga sedang menyiapkan sebuah gagasan rekonsiliai nasional," ujar Bamsoet dalam acara Tribute to Akbar Tandjung di Gedung Nusantara IV DPR Senayan, Jakarta, Minggu (19/4/2024).
Menurutnya, rekonsiliasi nasional ini akan mempertemukan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD beserta pendukungnya.
Berita Terkait
-
Usai Try Sutrisno, Pimpinan MPR Segera Temui Mega, SBY, JK hingga Amien Rais: Serap Masukan buat Prabowo
-
Di Depan Try Sutrisno MPR 'Pamer' Hasil Kinerja, Singgung Amandemen UUD Terbatas
-
Silaturami Kebangsaan, Pimpinan MPR Bamsoet hingga Basarah Datangi Kediaman Wapres ke-6 RI Try Sutrisno
-
PKS soal Kans Usung Sudirman Said di Pilkada Jakarta: Mudah-mudahan Anies Dukung
-
Ingin Gagas Rekonsiliasi Nasional, Bamsoet Ngarep Kubu Anies, Prabowo dan Ganjar Bergabung
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Buka Kaca Mobil di Istana, PM Thailand Balas Sambutan Pelajar dengan Gestur Jari Cinta
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir