Suara.com - Politisi PPP Sandiaga Uno mengaku belum mendapatkan tawaran untuk menjadi menteri di pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia mengaku sadar diri lantaran di Pilpres 2024 bersebrangan sikap politik.
"Oh enggak, nggak ada penawaran itu dan kita mestinya dari PPP karena kita pendukung Pak Ganjar sebelumnya," kata Sandiaga di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2024).
Diakuinya ia sudah menyarankan partainya yakni PPP untuk segera bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. Tapi ia mengatakan, tak etis jika dirinya mematok harus dapat jabat kursi kabinet dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Walaupun saya secara pribadi sudah menyampaikan saran saya untuk PPP mendukung pemerintah, tapi sebaiknya menurut saya meskipun mendukung pemerintah tapi tidak mematok-matok jabatan karena kan berkontribusi untuk pemerintah, mendukung tidak mesti diartikan untuk mendapat posisi," katanya.
Sebelumnya, Wakil presiden (wapres) terpilih Gibran Rakabuming Raka baru saja bertemu dengan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno di Kota Solo, Senin (29/4/2024) malam.
Gibran sempat mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) tersebut selama berkunjung, seperti menyaksikan event Solo Menari dan nonton bareng timnas Indonesia.
Putra sulung Presiden Jokowi itu menegaskan tidak pembicaraan serius atau politik saat bertemu dengan Sandiaga.
"(Ada obrolan politik?) Oh, enggak tentang pariwisata," terang dia saat ditemui di DPRD Solo, Selasa (30/4/2024).
Ketika ditanya apakah PPP akan bergabung koalisi di pemerintahan nanti, Gibran enggan menjawab dan meminta awak media untuk menanyakan ke Sandiaga.
Baca Juga: Sindir Mardiono? Suharso soal Nasib PPP Tak Lolos Parlemen: Pimpinan yang Bertanggung Jawab!
Berita Terkait
-
Sandiaga Bicara Kans Anies Di Pilgub Jakarta: Diuntungkan Karena Narasi Keberlanjutan
-
Sindir Mardiono? Suharso soal Nasib PPP Tak Lolos Parlemen: Pimpinan yang Bertanggung Jawab!
-
Promosikan Produk UMKM Dari Pasar Lokal ke Global, Kemenparekraf Gelar Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia 2024
-
19 Tanah Sandiaga Uno: Punya 4 Properti di AS, Pantas Pede Sebut Gen Z Susah Punya Rumah Tanpa Pemerintah
-
Ada Al Ghazali, Berikut Ini Calon Bupati Bogor Yang Kemungkinan Bakal Bertarung di Pilkada
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga