Suara.com - Persoalan akses infrastruktur di Jakarta International Stadium (JIS) menjadi sorotan Bakal calon Gubernur (Bacagub) DKI Jakarta Pramono Anung. Penyebabnya, Pramono mengaku pernah terjebak selama dua jam saat pulang dari JIS.
Ia menceritakan pengalamannya usai menonton konser Dewa 19 di JIS bersama Presiden Joko Widodo dan Iriana Jokowi.
"Dua jam pada saat saya sama Presiden dan Ibu Negara waktu itu untuk pulang, makanya apa yang harus dilakukan, infrastruktur yang diperbaiki," katanya di acara konsolidasi kader PDIP di GOR Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9/2024).
Lantaran itu, ia mengatakan perlu ada perbaikan akses infrastruktur di stadion yang dibangun pada masa Gubernur Anies Baswedan tersebut dengan menyambungkan ke jalur MRT.
"Datang dan pergi ke JIS harus diperbaiki, maka kalau MRT satu tahun lagi sudah mentok sampai Monas, kita berkewajiban menyambuhkan dari Monas ke JIS," katanya.
Apabila hal tersebut terrealisasi, Pramono mengemukakan bahwa JIS akan seperti di Stadion Wembley, London, Inggris.
"Kalau itu terjadi, kita sebenarnya seperti di luar negeri, kita kalau pergi ke Wembley Stadium nonton konser atau sepakbola, kita berhenti itu di bawah stadion, naik ke atas sebentar sudah bisa nonton," ucapnya.
Pramono juga mengaitkannya pada saat usai Konser Bruno Mars yang digelar di JIS, baru-baru ini. Ia mengatakan, banyak penonton yang harus menunggu ojek untuk mencapai kantong parkir.
"Di sini kemarin Bruno Mars main, pulangnya pada naik ojek. Ojeknya habis, dua jam baru bisa sampai ke tempat parkir mobil," katanya.
Baca Juga: Ngaku Sudah Pengalaman Rasakan Macet Parah saat Nonton Konser di JIS, RK: Sampai 4 Jam Keluarnya
Lantaran itu, ia berjanji bakal melanjutkan hal yang masih menjadi persoalan di JIS, terutama persoalan akses.
"Saya benar-benar berjanji melanjutkan, meneruskan, menyelesaikan persoalan yang terbengkalai akibat ego sektoral yang dimiliki masing-masing pemimpin. Menurut saya itu lebih penting," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengungkap penyebab kemacetan parah yang membuat banyak kendaraan tak bisa bergerak alias stuck usai konser Bruno Mars di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Rabu (13/9/2024).
Kebanyakan penonton tak memarkirkan kendaraannya kantong parkir resmi. Dishub sendiri telah menyediakan parkiran di kawasan Ancol selama konser pada 11, 13, dan 14 September.
Selain itu, pihak JIS dan Ancol juga menyediakan shuttle bus dan mobil wara-wiri untuk menuju ke pintu stadion.
Kepala Seksi Operasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Ikhwan Purnama mengatakan, jika penonton memarkirkan kendaraan di Ancol, maka kemacetan bisa berkurang drastis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024