Suara.com - Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa-Deinas Geley mendapat dukungan suara dari dua daerah pemilihan yang berada di provinsi tersebut. Setibanya di Puncak Jaya, Meki dan Deinas langsung diarak warga menuju Lapangan Distrik Nioga.
Ribuan warga sudah berada di lokasi saat kedua pasangan tersebut sampai. Mereka juga melakukan bakar batu di lapangan tersebut.
Selain mengampanyekan program-programnya, Meki dan Deinas langsung mendapat noken dukungan yang diikat kepadanya saat berada di wilayah tersebut.
Dalam saambutannya, Meki mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Warga Puncak Jaya yang sudah mempercayakan suaranya kepada pasangan tersebut.
"Jadi terimakasih banyak. Saya sudah terbang di Torere, Iyage, Tagae, Lumo Mulanikime, Mulia Ilu. Dan saya sudah terbang di beberapa gunung papua ini. Saya sudah lihat susahnya orang Papua."
"Kita berdoa, kita lanjutkan pekerjaan yang kemarin almarhum (Lukas Enembe) sudah kerja Kita berdoa supaya Orang Papua bisa sekolah dengan baik, Kita berdoa supaya kesehatan bisa jalan. Kita berdoa supaya Yamo jadi. Kita berdoa supaya semua orang di atas tanah ini menjadi tuan," katanya di hadapan warga.
Ia juga mengemukakan bahwa dengan adanya tambahan ikat suara dari Puncak Jaya akan menguatkan langkah mereka menduduki kursi Gubernur Papua Tengah untuk kali pertama.
"Di Intan Jaya sudah ikat, tambah Puncak Jaya ikat, kita sudah menang dan Yamo selesai. Orang Memoni asli hanya saya saja yang maju. Orang Lani asli hanya Deinas saja yang maju. Ki selesai milik Papua Tengah."
Untuk diketahui, ikat suara sendiri merujuk pada sistem noken dalam pemilihan kepala daerah di sejumlah wilayah Papua.
Tak hanya itu, ia juga berjanji akan melanjutkan kerja-kerja pembangunan yang telah dilakukan almarhum mantan Gubernur Papua Lukas Enembe dalam membangun Papua Tengah.
"Hari ini saya terima nokennya Lukas Enembe, terima kasih Puncak Jaya. Saya ingat selamanya, saya pastikan lanjutkan apa yang Lukas sudah kerja, pergi dan pulan dan berdoa," ujarnya.
Meki juga menegaskan bahwa sebagai sesama Orang Papua harus saling tolong menolong.
"Kamu menangis saya menangis, kamu senang saya senang. Kamu berdiri saya berdiri. Kita sama-sama tolong Orang Papua di atas tanah ini.
"Yang masalah Yamo, selesai. Kita sudah bagus ada di provinsi yang kaya raya. Kita akan bangun sesuatu yang besar di negeri ini."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024