Ekonom Senior, Rizal Ramli memberikan kritikan menohok terkait dengan dibukanya keran ekspor bagi pasir laut oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dirinya mempertanyakan mengapa hal tersebut terjadi, padahal manuver tersebut jelas sangat berbahaya bagi lingkungan hingga kedaulatan dari Indonesia.
Lewat unggahannya, mantan menteri ini menunjukkan sebuah ilustrasi yang menggambarkan bagaimana daratan tanah air perlahan hilang karena diekspor ke luar negeri.
"Jual tanah air, berpotensi kurangi kedaulatan,, sembari terus teriak2 “NKRI Harga Mati”. Mengeruk uang sembari khianat thd NKRI, kok ndak tahu malu ya," cuitnya seperti yang dikutip oleh Suara Liberte, Senin (05/06/2023).
Cuitan tersebut mendapatkan respons yang cukup beragam, banyak yang setuju dengan apa yang dikatakan terkait pasir laut tersebut oleh Rizal Ramli.
"Apa urgensinya menjual pasir laut? klw mau jujur, sbnrnya ini hanya upaya melegalkan perampokan yg sudah brjln selama ini. Hnya pura2 gak tau aja, dan Krn pemainnya kakap semua, ada manfaat tukar guling dngn investasi, maka dilegalkan dngn narasi kosong seakan2 urgent," cuit @rissech1.
"Mau gimana lagi pak. Negara ini sedang dipimpin antek-antek oligarki yang hanya mementingkan kepentingan mereka dibanding kedaulatan negara. Pembukaan ijin ekspor pasir laut dijadikan objek barter syarat investor dari negara asing investasi di proyek IKN," balas @wolfalone93.
Diketahui, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut telah disahkan oleh Jokowi. Hal ini berujung pada kembali diizinkannya ekspor pasir laut.
Walau digandrungi kontroversi, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengklaim, ekspor hasil sedimentasi laut berupa pasir akan dilakukan jika kebutuhan untuk reklamasi terpenuhi.
Baca Juga: Demokrat Evaluasi Dukungan ke Anies Jika Hal Ini Terjadi, Denny Siregar: Sesuai Prediksi
Selain itu, ia melanjutkan, izin ekspor pasir laut baru diberikan jika tim penguji yang terdiri dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selesai melakukan uji pasir laut yang akan diekspor.
Berita Terkait
-
Ukraina Tolak Proposal Prabowo Soal Damai dengan Rusia, Presiden Jokowi Disindir Mengobral Negara, Ingatkan Soal Peristiwa Memilukan Ini
-
Usai Ngadu ke Jokowi, Kini Jessica Iskandar Ngadu ke Kapolri Sigit Prabowo
-
Masuk Kejahatan Demokrasi, Demokrat Kembali Protes Keras Niat Cawe-cawe Jokowi: Biarkan Rakyat Menentukan Pemimpinnya!
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental
-
Dunia Milik Siapa? Bedah Rahasia Penguasa Bareng Noam Chomsky
-
Azizah Salsha Tanggapi Permintaan Maaf Bigmo, Proses Hukum Dibatalkan?
-
Modal 'Cairan Ajaib' Palsu, Duo WN Liberia Kuras Rp1,6 Miliar Milik WN Korsel di Jakarta Barat
-
Ide Kreatif Dinilai Rp 0, Bedah Kasus Amsal Sitepu Jadi Terdakwa Gegara Video Profil Desa
-
Jeritan Pilu Buruh di Jogja: dari Tiga Bulan Tak Digaji, Terjerat Pinjol, hingga BPJS Mati
-
NASA Akhiri Jeda 53 Tahun: Misi Artemis II Siap Mengorbit ke Bulan
-
Sinyal Bansos Tambahan: Gus Ipul Siapkan Skenario 'Penebalan' Sambil Tunggu Titah Prabowo
-
7 Fakta Panas Cekcok Bupati vs Wabup Lebak: Dari Pelanggaran UU ASN hingga Serangan Personal
-
Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!