Pegiat media sosial Bachrum Achmadi menyoroti pernyataan dari Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun yang mengklaim pihak Istana masih terus berupaya menggembosi bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan agar gagal maju Pilpres 2024 mendatang.
Hal tersebut ditanggapi Bachrum Achmadi melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitan di akun Twitternya, Bahrum Achmadi mengherankan sikap dari pihak atau kubu Istana itu.
Bachrum Achmadi bahkan menyebutkan bahwa padahal hasil survei eks Gubernur DKI Jakarta itu kerap jadi yang terendah di beberapa hasil survei.
"Padahal Anies terendah terus dalam survei berbayar. Tapi Anies benar-benar mengkhawatirkan kubu pro status quo," ujar Bachrum Achmadi dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @bachrum_achmadi, Rabu (7/6).
Bachrum Achmadi menyinggung terkit kemunafikan jenis apa yang membuat kubu tersebut mengupayakan pengagalan Anies Baswedan.
"Kemunafikan jenis apalagi mereka ini saudara-saudara? Ada yang bisa jelaskan," tandas Bachrum Achmadi.
Sementara itu, Refly Harun menegaskan bahwa salah satu upaya yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjegal Anies Baswedan adalah menyodorkan tawaran menggiurkan buat ketua umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan syarat AHY harus segera menarik Partai Demokrat dari poros Koalisi Perubahan dan meninggalkan Anies Baswedan.
Baca Juga: Nikita Willy Pernah Cukur Habis Rambut Baby Issa Demi Tumbuh Lebih Lebat, Hasilnya Gimana?
Berita Terkait
-
PDIP soal Elektabilitas Ganjar: Melesat Usai Diumumkan Jadi Capres 2024, Jauhi Bacapres dari Parpol Lain
-
Jokowi Ingin Depak Anies dari Barisan Capres 2024, Denny Indrayana: Kesaksian Mantan Wapres
-
Upaya Penjegalan Semakin Kasar, Sikap Rezim Jokowi Membuat Benny K Harman Gusar: Jangan Matikan Penantang Utama!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026