Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti ribuan kader Partai NasDem Kabupaten Indramayu yang mundur diri secara massal usai Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Indramayu, Yosep Husein Ibrahim yang kecewa dengan putusan DPW Partai NasDem Jawa Barat.
Adapun Ibrahim tidak ditempatkan di nomor urut 1 dalam daftar bakal calon legislatif (bacaleg) oleh Nasdem Jawa Barat.
Bahkan, Ibrahim mengungkapkan, saat dirinya menanyakan terkait perihal nomor urut yang tidak sesuai komitmen, Ibrahim justru harus membayar mahar yang cukup besar yaitu Rp3,5 miliar untuk bisa menggeser posisi Nining pada nomor urut 2. Karena hal itu, Ibrahim secara tegas menolak dan lebih memilih mengundurkan diri dari Partai NasDem.
Hal itu ditanggapi Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Chusnul Chotimah pun mempertanyakan soal uang sebanyak Rp3,5 miliar itu untuk apa.
Chusnul Chotimah pun kemudian melontarkan dugaan bahwa uang itu apakah memang untuk keperluan safari politik Anies Baswedan.
"Katanya tanpa mahar sekalinya cuma untuk dapat nomor 2 harus bayar Rp3,5 M, itu duit untuk apa @NasDem? Apa untuk safari politik Anies?," ujar Chusnul Chotimah dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ch_chotimah2, Senin (12/6).
Lebih lanjut, Chusnul Chotimah pun menyindir dengan mengatakan harapannya agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak disalahkan dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Lelang Mobil Bekas Masih Jadi Alternatif di Tengah Ramainya Mobil Baru
Berita Terkait
-
Udah Macam Paket Lengkap, Ganjar Pranowo Dinilai Serupa Jokowi: Tuan Mereka Rakyat, Jabatan Hanya Mandat
-
Kode Sudah Diberikan, PDIP Disebut-sebut Akan Kedatangan Kaesang
-
Singgung Soal Nasib Wong Cilik Saat PDIP Berkuasa, Pendukung Anies Balik Disentil: Kalau Kamu Peduli Rakyat Miskin, Kenapa Dukung Anies?
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026