Pegiat media sosial Denny Siregar membeberkan bahwa Partai NasDem pernah merayu Ganjar Pranowo sebelum akhirnya mengusung bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan.
Keputusan NasDem mengusung Anies Baswedan itu ternyata lantaran adanya penolakan dari Ganjar Pranowo terhadap 'rayuan' NasDem itu.
Hal tersebut seperti yang diungkapkan Denny Siregar dalam tayangan YouTube Cokro TV. Dalam tayangan tersebut, Denny Siregar menyebut bahwa memang ada kesempatan besar terkait tawaran NasDem pada Ganjar Pranowo untuk jadi calon presiden (capres).
Denny Siregar pun menyebut bahwa saat itu adanya kemungkinan bahwa yang dimajukan oleh PDI Perjuangan (PDIP) ialah Puan Maharani.
"Pada awalnya memang itu sebagai sebuah kesempatan besar karena di internal PDI Perjuangan sendiri, tampaknya memang ingin mencalonkan Puan Maharani sebagai calon presiden mereka, dan NasDem mencoba mengontak Ganjar Pranowo supaya pindah partai dan menjadi calon presiden dari partai mereka," tutur Denny Siregar dikutip Suara Liberte dari tayangan YouTube Cokro TV, Kamis (15/6).
Lebih lanjut, Denny Siregar pun mengatakan bahwa rencana NasDem itu tak berjalan mulus disebabkan Ganjar Pranowo sudah sebegitu setianya dengan PDIP.
"Tapi sialnya, Ganjar itu terlalu setia bersama PDIP Perjuangan dan menolak tawaran menggiurkan dari Partai NasDem," ungkap Denny Siregar.
Buntutnya, Denny Siregar mengatakan bahwa adanya kekesalan dari NasDem sehingga banting setir dengan mencapreskan Anies Baswedan.
"Karena kesal NasDem kemudian banting setir dengan mencalonkan Anies Baswedan dan Anies menyambut baik tawaran dari Partai NasDem yang membawa Demokrat dan PKS di gerbongnya," jelasnya.
Baca Juga: Pram/Yere Susah Payah Singkirkan Wakil Inggris di Babak Pertama Indonesia Open 2023
Dengan begitu, Anies Baswedan pun resmi jadi capres dari Partai NasDem. Meskipun, kata Denny Siregar, keputusan NasDem itu kerap diterpa penolakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
Terkini
-
Babak Baru Kasus Hasbi Hasan, KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro Jaya
-
Pasutri Asal Cisarua Ditemukan Tak Bernyawa di Halaman Bangunan Kosong
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
-
Bentuk Rudal dan Meriam untuk Pertahanan Udara Indonesia Jadi Olokan Netizen
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Kejati Sumbar Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan Kampus III UIN IB Padang, 3 Saksi Sudah Diperiksa!
-
Harga Minyak Bergejolak, SKK Migas Sumbagsel Targetkan 130 Sumur Baru pada 2026
-
Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta PUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang
-
Baru Comeback, Rodrygo Cedera Lagi: Terancam Absen di Piala Dunia 2026
-
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak