Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani buka suara terkait dengan kontroversi proposal damai yang beberapa waktu lalu dilahirkan oleh Prabowo Subianto.
Dirinya mengatakan bahwa meskipun mendapatkan penolakan, usaha untuk menciptakan perdamaian tersebut mestinya mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak di Indonesia.
Salah satunya adalah lewat komitmennya menciptakan perdamaian dunia, Prabowo sudah seperti sosok dari tokoh bangsa layaknya sosok dari Soekarno.
“Inilah The New Soekarno bagi Indonesia. Banggalah dengan ketua umum kita. Sejak Pak Prabowo menjabat sebagai Menhan, keberadaan Indonesia semakin diperhitungkan dunia, dihormati, bahkan disegani," ucapnya dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh Suara Liberte, Jumat (16/6/2023).
Dengan hal ini, Muzani mengatakan bahwa ketua partainya tersebut sudah menunjukkan kualitasnya sebagai seorang pemimpin, ia yakin tanah air akan maju jika diatur oleh Prabowo.
"Jika Allah menghendaki beliau memimpin Indonesia, Insya Allah Indonesia akan menjadi macan Asia. Tidak hanya di ASEAN, Asia, tapi bahkan dunia,” tuturnya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto mendapati usulan damainya mendapatkan penolakan keras dari Ukraina. Bahkan usul tersebut sampai dicap sebagai rencana dari Rusia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat