/
Jum'at, 16 Juni 2023 | 03:30 WIB
Teddy Gusnaidi (Twitter/Teddy Gusnaidi)

Juru Bicara Partai Garuda, Teddy Gusnaidi buka suara terkait dengan kepastian akan masih diadakannya pemilu terbuka lewat keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Dirinya mengungkit tuduhan yang beberapa waktu yang lalu muncul dan mengatakan bahwa hal tersebut akan berubah menjadi pemilu dengan sistem proporsional tertutup. Hal itu sampai menimbulkan kegaduhan di Indonesia.

Hal tersebut akhirnya tidak terbukti lewat hasil kajian yang dilakukan oleh lembaga hukum tertinggi. Teddy mengatakan hal itu bukanlah hasil tekanan yang timbul dari kontroversi tersebut untuk MK.

"Soal Putusan MK soal Proporsional terbuka, itu bukan karena desakan para pihak, tapi murni dari tafsir hakim MK," cuitnya dalam akun twitter pribadinya @TeddGus, dikutip Suara Liberte, Jumat (16/6/2023).

Teddy mengatakan dirinya masih belum mendengar permintaan maaf dari pihak yang menyebarkan isu soal proporsional tertutup akan diputuskan oleh MK.

Padahal menurutnya hal itu telah menyebabkan kerugian berupa pandangan sini dari masyarakat untuk lembaga tersebut bahkan sosok dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Makanya yang memfitnah MK bahkan memfitnah Pak Jokowi bahwa putusan MK bakal Proporsional tertutup, gak mau minta maaf nih?" tuturnya.

Sebelumnya, Denny Indrayana mengabarkan bahwa dirinya mendengar bahwa pemilu akan kembali menjadi proporsional tertutup lewat keputusan dari Mahkamah Konstitusi. Hal ini dengan cepat menyebar luas dan menjadi perbincangan di Indonesia.

Namun hal tersebut pada akhirnya tidak terbukti dengan keputusan yang mengatakan bahwa pemilu akan tetap dilaksanakan secara terbuka.

Baca Juga: Gaya Kampanye Anies Dinilai Beda Usai Kader NasDem Ditangkap, Chusnul Chotimah: Masa Demokrat dan PKS Gak Punya Dana?

Load More