Elite Partai Solidaritas Indonesia (Ade Armando) menegaskan bahwa dirinya tak mungkin untuk memberikan dukungan kepada sosok dari Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Bukan karena dirinya sudah memiliki jagoan sendiri, namun ia mengatakan hal tersebut karena ada sejumlah masalah dalam tubuh dari politikus senior tersebut.
Ade mengatakan bahwa masalah tersebut membuat sosok itu dalam matanya tidak layak untuk menjadi seorang presiden di Indonesia.
"Saya tidak mungkin mendukung Prabowo, dia memang tidak layak menjadi presiden," ucapnya dalam sebuah video yang dikutip dari Cokro TV, Jumat (16/6/2023).
Akademisi ini mengatakan bahwa setidaknya ada enam masalah, mulai dari masa lalu hingga potensi korupsi yang bisa terjadi dalam lingkaran dari Prabowo.
"Enam persoalan tersebut adalah kejahatan hamnya di masa lalu, ketidakstabilan psikologis, kedekatannya dengan cendana, kedekatannya dengan kelompok-kelompok pro-negara islam dan pro-khilafah, ketiadaan dukungan pada demokrasi serta potensi korupsi," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan bahwa tak diragukan lagi bahwa kursi presiden sangat pantas untuk ditempati oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.
Komitmennya membuat tanah air semakin disegani dunia hingga berusaha wujudkan cita-cita tokoh pendiri bangsa membuat cocok menjadi pemimpin negara, bahkan layak dijuluki New Soekarno.
Baca Juga: Mulai Bimbang Dukung Ganjar Pranowo, Ade Armando: Saya Khawatir dengan Kekuasaan PDIP
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak