Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani pada Minggu (18/6/2023).
Hal ini ditanggapi Rocky Gerung dalam tayangan Channel YouTube pribadi miliknya. Dalam tayangan tersebut, Rocky Gerung mengatakan bahwa pertemuan antara AHY dan Puan Maharani itu menunjukkan sinyal Megawati Soekarnoputri hendak mengukum Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Awalnya, Rocky Gerung mengungkapkan bahwaada poin bagus antara pertemuan dua tokoh politik itu.
"Poin yang bagus adalah diperlihatkan ke publik ada percakapan antara Demokrat dan PDIP, lebih dari itu ada percakapan antara Puan dan AHY yang dua-duanya mewakili sebagian besar pemilik Indonesia," ungkap Rocky Gerung dikutip Suara Liberte dari Channel YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (20/6).
Sehingga, kata Rocky Gerung, hal itu menunjukkan bahwa politik bisa sedikit cair, namun yang tidak bisa cair adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena mengambil langkah untuk zigzag.
"Tetap ada kondisi lain yaitu politik bisa sedikit lebih cair, yang tidak mungkin cair adalah Presiden Jokowi, karena dia selalu kiri kanan jadi dia berupaya untuk zigzag terus," jelasnya.
Padahal sinyal yang diberikan dari pertemuan Puan dan AHY yaitu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, lanjut Rocky Gerung, hendak menghukum Jokowi dengan berupaya bertemu Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Sementara sinyal yang diberikan oleh pertemuan kemarin itu bahwa Megawati hendak menghukum Jokowi kira-kira begitu dengan memanggil atau berupaya bertemu dengan SBY," tandasnya.
Sementara itu, diketahui bahwa AHY dengan Puan Maharani bertemu di kawasan Hutan Kota Plataran, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (18/6/2023).
Baca Juga: Kasus Kebocoran Penyelidikan KPK Naik Penyidikan, Polda Metro Buka Peluang Periksa Firli Bahuri
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Peta Rasa Masjid Syuhada: Diplomasi Takjil Nusantara Penawar Rindu Rantau
-
Polri Limpahkan Rp58,1 Miliar Uang Rampasan Kasus Judi Online ke Negara
-
Jelang Vonis 2 Tahun Penjara, Delpedro Marhaen Beri 'Orasi Terakhir' di Aksi Kamisan
-
Sahur Terakhir Bersama Ibu
-
Stop! Badanmu Jadi Begini Jika Terbiasa Buka Puasa Makanan manis
-
Link Daftar Iktikaf di Masjid Istiqlal Sudah Dibuka, Kuota Terbatas Cuma 400 Orang
-
Tergiur Gaji Rp50 Juta, 3 Komika Justru Jadi Tumbal Pesugihan di Film Warung Pocong
-
Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis di 31 Lokasi, Mudik Lebaran 2026 Jadi Aman!
-
Harga Mulai Rp14 Jutaan, Xiaomi 17 Series Bawa Spek Monster ke Tanah Air
-
Isyana Sarasvati Dituduh Gabung Sekte Satanik Gara-Gara Simbol Mata Satu di Abadhi