Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menyoroti kabar akan ditersangkakannya sosok dari Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Dirinya keheranan mengapa mantan menteri pendidikan tersebut terancam jeruji besi karena adanya sinyal korupsi dalam salah satu karya yang dibuat oleh sosok itu yakni Formula E.
Said mencium adanya kepentingan politis dalam hal tersebut, pasalnya dugaan akan hadirnya korupsi tak dihiraukan dalam ajang dari Sirkuit Mandalika.
"Yang merugikan negara Mandalika tapi formula E yang menguntungkan justru dibidik @KPK_RI," ungkapnya dalam akun twitter @msaid_didu, dikutip Suara Liberte, Kamis (22/6/2023).
Menurutnya, ajang tersebut sebenarnya bisa dikatakan telah memenuhi syarat akan hadirnya tindakan korupsi. Ketiga syarat tersebut seperti adanya pelanggaran hukum, kerugian untuk negara hingga penyelewengan dana guna menguntungkan diri sendiri.
Komisi Pemberantasan Korupsi menurutnya harus sadar bahwa hal ini lebih dapat terlihat dengan jelas dalam ajang dari Sirkuit Mandalika.
"Justru dilihat dari hal tersebut Mandalika lebih memenuhi syarat," tutur Said.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu
-
Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram
-
Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv
-
Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Kediri, Sediakan Sembako Murah Jelang Iduladha
-
Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk
-
Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran
-
Lupa Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah pada Malam Hari, Bolehkah Diganti Siang Hari?
-
Ahli Ungkap Alasan Pemulihan Listrik Sumatra Tak Bisa Instan