Usai mengamati lebih mendalam, dirinya memutuskan untuk meluncurkan program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5NG) sebagai program pencegahan kematian ibu, bayi dan balita di Jawa Tengah.
Program itu ditekankan untuk mengamati kesehatan ibu hamil dan anak, melalui implementasinya yang berupa pendampingan, pengawalan, pemantauan sekaligus upaya pencatatan dan pelaporan.
Selain itu, diselipkan pula pengadaan layanan kontrasepsi dari BKKBN yang secara tidak langsung sangat membantu upaya penurunan angka kematian ibu, bayi dan balita, karena dapat mencegah munculnya kasus kehamilan yang tidak direncanakan dan berisiko.
"Penggunaan kontrasepsi merupakan salah satu cara untuk pencegahan stunting," katanya.
Ganjar melanjutkan setelah program itu diluncurkan, angka AKI yang semula berada pada 88,58 per 100.000 kelahiran hidup di tahun 2017, turun menjadi 76,9 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2019.
Meski mengalami kenaikan kembali selama pandemi COVID-19 menjadi 98,6 per 100.000 kelahiran hidup, AKI berhasil diturunkan pada tahun 2022 menjadi 84,6 per 100.000 kelahiran hidup.
Adapun, AKB di Jawa Tengah pada tahun 2017 berada di angka 8,93 per 1.000 kelahiran, dan turun jadi 7,02 per 1.000 kelahiran pada tahun 2022.
Selain itu, Ganjar juga memiliki program percepatan penurunan stunting yang bernama Jo Kawin Bocah.
Program itu berwujud gerakan masif dalam mencegah terjadinya pernikahan usia anak, dengan menggerakkan seluruh sumber daya yang menitikberatkan pada sasaran remaja melalui pembentukan dan penggerakan role model sebaya, seperti forum anak dan forum generasi remaja.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Patungan Hewan Kurban? Simak Penjelasan Buya Yahya
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123