/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 15:13 WIB
Ganjar Raih Penghargaan Berkat Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Chusnul Chotimah: Kerja Nyata, Bukan Jualan Kata-kata (/Chusnul Chotimah/ youtube)

Usai mengamati lebih mendalam, dirinya memutuskan untuk meluncurkan program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5NG) sebagai program pencegahan kematian ibu, bayi dan balita di Jawa Tengah.

Program itu ditekankan untuk mengamati kesehatan ibu hamil dan anak, melalui implementasinya yang berupa pendampingan, pengawalan, pemantauan sekaligus upaya pencatatan dan pelaporan.

Selain itu, diselipkan pula pengadaan layanan kontrasepsi dari BKKBN yang secara tidak langsung sangat membantu upaya penurunan angka kematian ibu, bayi dan balita, karena dapat mencegah munculnya kasus kehamilan yang tidak direncanakan dan berisiko.

"Penggunaan kontrasepsi merupakan salah satu cara untuk pencegahan stunting," katanya.

Ganjar melanjutkan setelah program itu diluncurkan, angka AKI yang semula berada pada 88,58 per 100.000 kelahiran hidup di tahun 2017, turun menjadi 76,9 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2019.

Meski mengalami kenaikan kembali selama pandemi COVID-19 menjadi 98,6 per 100.000 kelahiran hidup, AKI berhasil diturunkan pada tahun 2022 menjadi 84,6 per 100.000 kelahiran hidup.

Adapun, AKB di Jawa Tengah pada tahun 2017 berada di angka 8,93 per 1.000 kelahiran, dan turun jadi 7,02 per 1.000 kelahiran pada tahun 2022.

Selain itu, Ganjar juga memiliki program percepatan penurunan stunting yang bernama Jo Kawin Bocah.

Program itu berwujud gerakan masif dalam mencegah terjadinya pernikahan usia anak, dengan menggerakkan seluruh sumber daya yang menitikberatkan pada sasaran remaja melalui pembentukan dan penggerakan role model sebaya, seperti forum anak dan forum generasi remaja.

Baca Juga: Bagaimana Hukum Patungan Hewan Kurban? Simak Penjelasan Buya Yahya

Load More