Beredar video berjudul ‘AL ZAYTUN MAKAN KORBAN, APARAT TEMUKAN HAL MENGEJUTKAN INI’, yang diunggah oleh akun youtube Kabar News pada Senin (26/06/23).
Narasi video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa terdapat tumbal atau ditemukannya mayat yang diindikasikan sebagai tumbal dari Ponpes Al Zaytun.
Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail kepolisian dan TNI yang bergotong royong menggali serta membawa kantong mayat dari suatu tempat.
Kemudian di pinggir tempat tersebut ada segerombol pria berpakaian gamis seperti seorang ustadz tengah memantau.
Sayangnya itu tidak jelas, wajah pria yang menggunakan pakaian seperti ustadi itu apakah benar Panji Gumilang atau petinggi Ponpes yang lain.
Baca Juga: Pengakuan Pria Banyumas Bunuh 7 Bayi Hasil Inses: Dibisiki Guru Spiritual
Video itu pun disertai tulisan ‘Jasad Manusia Ditemukan, Aparat Sebut Santrinya Dijadikan Tumbal Al-Zaytun’.
PENJELASAN
Sebelumnya, diketahui Ponpes Al Zaytun menjadi perbincangan publik usai video pelaksanaan salat Idul Fitri 1444 H mereka dianggap menyimpang dari ajaran agama Islam.
Pada video yang diunggah tersebut, tampak jamaah dibuat jarak. Selain itu, ada jamaah perempuan di posisi paling depan antara jamaah laki-laki.
Pemimpin mereka adalah pria bernama lengkap Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, MP kerap dipanggil Syekh Panji Gumilang. Panji mendirikan Ponpes AL Zaytun pada 13 Agustus 1996.
Meski begitu, hingga saat ini tak ada pernyataan resmi dari kepolisian bahwa ada mayat atau tumbal di wilayah Ponpes.
Jika dilihat dari video juga isinya hanya pernyataan dari MUI dan aparat kepolisian yang akan menindaklanjuti Ponpes namun tak ada bukti bahwa ditemukannya mayat.
Kini pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD tengah menyelidiki dugaan penyimpangan ajaran dalam Ponpes ini dan telah dibentuk juga Tim Penyidik khusus Al-Zaytun.
Isi video yang disajikan Kabar News juga tidak sesuai dengan narasi dan thumbnail video.
Ditelusuri Turnbackhoax.id, thumbnail yang melihatkan TNI dan Polri yang sedang menggotong kanton jenazah adalah manipulasi atau editan komputer.
Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut tidak berhubungan dengan berita manapun.
KESIMPULAN
Video ‘AL ZAYTUN MAKAN KORBAN, APARAT TEMUKAN HAL MENGEJUTKAN INI’ yang diunggah akun youtube Kabar News memiliki konten yang menyesatkan atau hoax.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Tragedi Stasiun Bekasi Timur: Dua Kereta Tabrakan Adu Kepala, Basarnas Kirim Tim Elit
-
Modus Buang Jin, Oknum Guru Ngaji di Sukadiri Tega Cabuli 4 Santriwati Remaja
-
Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Cerita Penumpang Nekat Lompat Keluar Gerbong Demi Selamatkan Diri
-
5 Tips Berburu Sarapan Enak di Pontianak, Datang Lebih Pagi Sebelum Menu Favorit Habis
-
KRD Tabrak CommuterLine di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Luka-luka
-
Syifa Hadju Dituduh Tiru Konsep Pernikahan Alyssa Daguise, Kesha Ratuliu Semprot Netizen: Norak!
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti