"PPP meyakini paket Ganjar-Sandiaga Uno ini akan memenangkan kontestasi siapa pun lawannya. itulah optimisme yang kita bangun termasuk kita gerakkan kepada struktur PPP. Dengan demikian kita sadari bersama keputusan rapimnas ini sekaligus menggerek suara PPP dan persepsi publik ke PPP semakin bagus," jelasnya.
Awiek juga menyatakan dalam sembilan bulan terakhir, PPP mengupayakan sejumlah langkah politik. Salah satunya, mengundang tokoh publik yang memiliki popularitas dalam setiap berkegiatan. Termasuk, menjalin komunikasi dengan Sandiaga Uno sampai akhirnya ia pun bergabung dengan PPP.
"Ketika PPP membangun komunikasi dengan sejumlah tokoh ini, rupanya Pak Sandiaga Uno memiliki ketertarikan dengan PPP. Terbukti kemarin tanggal 14 Juni, beliau menyatakan diri bergabung dengan PPP setelah dua bulan vakum dari partai. Ini tidak gampang," ucapnya.
"Langkah PPP dengan menggandeng tokoh-tokoh yang popularitas itu membuahkan hasil. Karena di awal-awal tahun ini survei PPP baru 2,9% tapi alhamdulillah di bulan Mei kemarin awal Juni tepatnya sudah memotret angka PPP di 4,1%. Tentu ini bukan hasil Pemilu ini baru prediksi. Tapi setidaknya ada perubahan dan itu menunjukkan kerja politik PPP berubah drastis," tambah dia.
Awiek kemudian mengakui belum ada koalisi yang terbentuk untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai bacapres. Yang baru terbentuk, kata dia, baru kerja sama politik antara PPP dan PDIP.
Meski begitu, Awiek meyakini semuanya masih bersifat dinamis hingga nama capres dan cawapres disetorkan ke KPU. Bahkan menurutnya, nama-nama itu masih bisa berubah di menit terakhir penutupan pendaftaran.
"Jangankan koalisi ataupun calon-calon yang sekarang sudah diusung PDIP dan didukung koalisi yang terbentuk. Kalau diingat dalam sejarah pencapresan-pencawapresan, sehari sebelum pendaftaran KPU saja bisa berubah. Bahkan yang sudah jarak 100 meter deklarasi saja batal. Tapi PPP optimis, PPP dengan langkah-langkah politik yang akan dilakukan senafas dan sejalan dengan PDIP," ucapnya.
"Mudah-mudahan hari ini penjajakan-penjajakan PPP bisa berhasil, dan kami optimis," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
-
Ulasan Film Tanah Runtuh: Tragedi Kemanusiaan Poso yang Menguras Air Mata
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela