- Pemprov DKI merespons laporan sampah di Taman Bendera Pusaka yang baru dibuka melalui penambahan fasilitas dan pengawasan petugas.
- Kepala Distamhut mengimbau masyarakat bertanggung jawab menjaga kebersihan ruang publik dengan disiplin membuang limbah pada tempatnya.
- Distamhut menyiagakan petugas PJLP dan menambah sepuluh tempat sampah pilah serta tong besar untuk meningkatkan pengelolaan sampah.
Suara.com - Pemprov DKI Jakarta langsung bergerak cepat merespons laporan masyarakat mengenai kondisi kebersihan di kawasan Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan.
Meski baru saja dibuka untuk umum, estetika ruang publik tersebut sudah terganggu oleh ceceran sampah yang ditemukan di sejumlah titik.
Padahal, fasilitas tempat pembuangan sampah sebenarnya sudah tersedia di area taman tersebut.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, M. Fajar Sauri, menekankan pentingnya peran aktif pengunjung dalam menjaga keasrian taman.
Fajar mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan ruang publik sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas perilaku oknum pengunjung yang masih mengabaikan kedisiplinan dalam membuang limbah.
“Pemerintah terus berupaya menyediakan sarana dan prasarana yang memadai. Namun, keberhasilan menjaga kebersihan sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat. Kami mengajak seluruh pengunjung untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya,” ujar Fajar, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Guna memperketat pengawasan, Distamhut kini menyiagakan petugas Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) di sepanjang area taman.
Para petugas tersebut memiliki mandat untuk memberikan teguran secara persuasif kepada pengunjung yang kedapatan membuang sampah sembarangan.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Antar 689 Warga Kepulauan Seribu Pulang Kampung
Selain pengawasan manusia, pemerintah juga memasang papan informasi atau map board yang berisi aturan serta imbauan edukatif bagi publik.
Sebagai langkah konkret tambahan, Distamhut telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta untuk menambah kuantitas fasilitas kebersihan.
Rencananya, sepuluh unit tempat sampah pilah tiga jenis akan segera didistribusikan ke lokasi untuk mempermudah klasifikasi limbah.
Fasilitas tersebut juga akan didukung dengan penyediaan lima unit tongbing berkapasitas 600 liter dan enam unit tongbing troly berkapasitas 200 liter.
Pemprov DKI Jakarta berharap, edukasi sejak dini mampu membangun habituasi hidup bersih demi menjaga kelestarian lingkungan.
Sinergi antara pemerintah dan warga juga diproyeksikan dapat menciptakan ruang publik yang nyaman serta menyenangkan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK