/
Kamis, 29 Juni 2023 | 09:30 WIB
Jokowi, Megawati, dan Ganjar Pranowo (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto buka suara terkait dengan kedekatan antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo alias Jokowi di Pilpres 2024.

Dirinya mengatakan tidak mungkin orang nomor satu dalam pemerintahan yang juga kader partainya itu memberikan dukungannya kepada sosok selain dari Ganjar Pranowo.

Menurutnya, Prabowo tak memiliki sejarah yang lekat nan panjang bersama Jokowi. Ia bukan sosok yang menuntun politikus tersebut sampai menjadi seorang presiden di Indonesia. Oleh karenanya tak mungkin kadernya itu tak mendukung manuver dari PDIP.

Hasto mengukit bagaimana partainya memenangkan Jokowi. Mulai sejak wali kota hingga sekarang jadi presiden, itu merupakan bukti bahwa politikus itu setia kepada sosok dari Megawati Soekarnoputri.

"Bagi PDI Perjuangan, dengan pengalaman luas berjuang memenangkan Pak Jokowi sejak Wali Kota 2 periode, Gubernur DKI, hingga Pilpres 2 kali serta pemenangan Pilkada, di mana PDI Perjuangan berhasil memenangkan 54%, serta kemenangan Pileg 3 kali, maka kerja pemenangan itu simultan, terintegrasi, dan bergerak menggalang rakyat," katanya dikutip Kamis (29/6/2023).

Menurutnya, kedekatan itulah yang membuat kemungkinan kepala negara memberikan dukungannya kepada sosok selain jagoan dari partai berlambang kepala banteng ini bisa dikatakan mustahil.

Hasto mengatakan, Jokowi mendukung Ganjar, hal itu pasti karena ini adalah sebuah kesatuan gerakan dan perjuangan. Menurutnya, dukungan itu bukan sekedar klaim semata.

"Dalam proses pemenangan itu membuktikan bagaimana antara Bu Mega, Pak Jokowi, struktural partai, eksekutif partai, legislatif, serta berbagai komponen relawan bersatu padu dalam pemenangan. Proses itu menciptakan chemistry yang sama dalam gerak, dan juga emotional bonding," tuturnya.

Load More