Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto buka suara terkait dengan kedekatan antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo alias Jokowi di Pilpres 2024.
Dirinya mengatakan tidak mungkin orang nomor satu dalam pemerintahan yang juga kader partainya itu memberikan dukungannya kepada sosok selain dari Ganjar Pranowo.
Menurutnya, Prabowo tak memiliki sejarah yang lekat nan panjang bersama Jokowi. Ia bukan sosok yang menuntun politikus tersebut sampai menjadi seorang presiden di Indonesia. Oleh karenanya tak mungkin kadernya itu tak mendukung manuver dari PDIP.
Hasto mengukit bagaimana partainya memenangkan Jokowi. Mulai sejak wali kota hingga sekarang jadi presiden, itu merupakan bukti bahwa politikus itu setia kepada sosok dari Megawati Soekarnoputri.
"Bagi PDI Perjuangan, dengan pengalaman luas berjuang memenangkan Pak Jokowi sejak Wali Kota 2 periode, Gubernur DKI, hingga Pilpres 2 kali serta pemenangan Pilkada, di mana PDI Perjuangan berhasil memenangkan 54%, serta kemenangan Pileg 3 kali, maka kerja pemenangan itu simultan, terintegrasi, dan bergerak menggalang rakyat," katanya dikutip Kamis (29/6/2023).
Menurutnya, kedekatan itulah yang membuat kemungkinan kepala negara memberikan dukungannya kepada sosok selain jagoan dari partai berlambang kepala banteng ini bisa dikatakan mustahil.
Hasto mengatakan, Jokowi mendukung Ganjar, hal itu pasti karena ini adalah sebuah kesatuan gerakan dan perjuangan. Menurutnya, dukungan itu bukan sekedar klaim semata.
"Dalam proses pemenangan itu membuktikan bagaimana antara Bu Mega, Pak Jokowi, struktural partai, eksekutif partai, legislatif, serta berbagai komponen relawan bersatu padu dalam pemenangan. Proses itu menciptakan chemistry yang sama dalam gerak, dan juga emotional bonding," tuturnya.
Berita Terkait
-
Anggap Pantun Hasto yang Sebut Namanya Jadi Cawapres Ganjar Sebagai Doa, Ridwan Kamil: Kita Aminkan Saja
-
Hasto Sanjung RK Jadi Bacawapres Ganjar Lewat Pantun, PPP: Bacawapres Kami Tetap Sandiaga Uno
-
SBY Diolok-olok Karena Terbitkan Buku Soal Cawe-cawe Jokowi: Kode Mimpi Naik Kereta Gagal Kini Menerbitkan Esai
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Jazz! MLDSPOT Siap Bawa Vibes 'Fresh 'N Cool' ke Java Jazz Festival 2026
-
Viral Pocong Bawa Parang Datangi Rumah Warga di Pelalawan, Polisi Turun Tangan
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Lansia Tewas Terbakar-Suami Kritis, Polisi Tangkap 9 Orang di Bengkalis
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tampil Elegan di Hari Raya, Koleksi Hijab Ini Angkat Kerinduan pada Keindahan Tanah Suci
-
Giliran Plt Gubri SF Hariyanto Rombak Habis Jajaran Dinas PUPR Riau
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
5 HP Midrange Kamera Terbaik 2026 yang Wajib Dilirik, Hasil Foto Setara Flagship!
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia