Pengamat politik Hendri Satrio bongkar-bongkaran soal faktor atau hal yang membuat rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini membuat negara tidak bergerak kemana-mana atau jalan di tempat.
Hal tersebut diungkapkan Hendri Satrio dalam tayangan YouTube Refly Harun. Dalam tayangan tersebut, Hendri Satrio awalnya menegaskan alasannya menunjuk bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan sebagai lokomotif gerakan perubahan.
Hendri Satrio mengatakan bahwa faktor yang membuat negara ini bak jalan di tempat yakni karena terlalu sibuk dengan kata-kata kebersamaan.
"Kita tunjuk Anies sebagai lokomotifnya. Kenapa demikian, karena rezim ini memang terlalu sibuk dengan kata-kata kebersamaan, sehingga negara ini tidak bergerak kemana-mana," jelas Hendri Satrio dikutip Suara Liberte dari tayangan YouTube Refly Harun, Senin (3/7).
Adapun awalnya, Pendiri Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi) membahas bahwa Anies Baswedan tidak memiliki gerakan perubahan.
"Ada teman bertanya 'Hen kenapa Anies Baswedan, kenapa gerakan perubahan'. Saya bilang, jangan dibalik-balik Bos. Anies Baswedan itu tidak memiliki gerakan perubahan, yang memiliki gerakan perubahan itu rakyat," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan memilih Anies Baswedan sebagai lokomotifnya dalam gerakan perubahan itu.
"Kita pilih Anies jadi lomomotifnya. Jadi jangan dibalik-balik bahwa Anies yang punya kekurangan perubahan kita ikut dia. Kebalik," jelasnya.
Kemudian, pendukung Anies Baswedan ini pun mengatakan bahwa gerakan perubahan itu sudah tumbuh dari rakyat sejak Pilkada DKI Jakarta 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Warga Palembang Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini, 4 Maret 2026
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Ngeri! Aksi Brutal Antonio Rudiger kepada Bek Getafe Dicap Percobaan Pembunuhan
-
Soroti Kepemimpinan Wasit, Marc Klok Sebut Persib Harusnya Menang atas Persebaya
-
Pasutri Asal Cisarua Bogor Ditemukan Tewas dalam Mobil di Padalarang, Pelaku Berhasil Ditangkap
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
Gejolak Timur Tengah Memanas, Seberapa Aman Keberangkatan Umrah Warga Sumsel?
-
PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah
-
Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi Ditarget Mulai Oktober 2026, Butuh Anggaran Rp 25,6 Triliun!