Narasi dalam video berjudul ‘JOHNNY G PLATE MINTA IURAN GUNA SUAP APARAT & TUTUP KASUS - TERNYATA UNTUK PRIBADINYA’ yang diunggah oleh Pilihan Rakyat, Senin (04/07/23), mengarahkan penonton agar percaya bahwa Johnny G Plate telah menyuap aparat demi menutupi kasus korupsi BTS Kominfo yang dilakukannya.
Narasi dalam video juga ditambah dengan akan dijeratnya Surya Paloh karena anak buahnya ketahuan korupsi.
Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail Johnny G Plate yang tengah memengang uang, nampak membagikannya ke sejumlah orang (meski tak jelas siapa orang tang dibagikan).
Video itu pun disertai tulisan ‘MODUS PLATE AMBIL DANA, SUAP APARAT HENTIKAN KASUS!!!’.
PENJELASAN
Baca Juga: BRI Liga 1: PSM Makassar Ditahan imbang Persija, Bernardo Tavares Soroti Kepemimpinan Wasit
Untuk diketahui kebenarannya, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem itu sekarang memang sudah ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) karena terbukti melakukan tindakan korupsi atas proyek BTS Kominfo senilai Rp 8,2 Triliun.
Namun setelah ditelusuri, video berdurasi 15 menit 13 detik itu tidak menampilkan bukti Johnny telah menyuap aparat, dan jika ada suap aparat, di lembaga apa yang ia suap?. Tidak ada penjelasannya sama sekali.
Melansir dari Warta Ekonomi, perkembangan terbaru kini Johnny berstatus terdakwa.
Jaksa mendakwa Plate memperkaya diri sendiri dari proyek itu sebesar Rp17,8 miliar tetapi Plate membantahnya.
Kejaksaan Agung juga memastikan tekah mengantongi bukti cukup untuk menjadikan Johnny G Plate sebagai tersangka.
Ditelusuri Turnbackhoax.id, thumbnail yang melihatkan Johnny G Plate memengang sejumlah uang dan membagikannya ke sejumlah orang adalah editan komputer atau manipulasi.
Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut tidak berhubungan dengan berita manapun.
KESIMPULAN
Video ‘JOHNNY G PLATE MINTA IURAN GUNA SUAP APARAT & TUTUP KASUS - TERNYATA UNTUK PRIBADINYA’ yang diunggah akun youtube Kabar News 672 memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.
Ini jelas TIDAK sesuai dengan deskripsi video yang ditulis oleh PILIHAN RAKYAT (PILAR).
Yaitu menyajikan hasil analisis politik sebagai bentuk kritik tajam, bentuk kepedulian warga negara indonesia yang berdemokrasi dengan berasaskan Pancasila Dan UUD 1945.
Namun isi videonya tak menampilkan bukti sama sekali yang sejalan dengan thumbnail bombastis dan narasi yang tanpa bukti dan fakta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena