Hal tersebut ditanggapi Rocky Gerung melalui tayangan YouTube pribadi miliknya. Dalam tayangannya, Rocky Gerung menilai adanya upaya untuk memotong suatu kasus yang menjerat pejabat namun tidak bisa karena tersambung lagi oleh opini publik.
"Kita tau pola ini, kan. Ada bagian yang mau disembunyikan. Ada bagian yang mau dipotong tapi tersambung lagi oleh opini publik," ungkap Rocky Gerung, dikutip Suara Liberte dari tayangan YouTube pribadi miliknya, Kamis (6/7).
Lebih lanjut, Rocky Gerung menilai karena proyek BTS tersebut adalah proyek bancakan, bisa dipastikan semua pihak kena seperti anggota DPR, partai politik, hingga penegak hukum.
"Poinnya dari awal kita tau apa yang sebetulnya terjadi. Ini kan proyek bancakan, itu satu hal. Pasti semua pihak kena tuh," ujar Rocky Gerung.
Kemudian, Rocky Gerung juga menyinggung perihal pola tindakan korupsi di mana semakin lebar dimensinya maka semakin sulit dikendalikan.
"Sekarang buat nutupin bancakan itu, pakai makelar kasus. Makelar kasus musti kemana-mana juga kan. Jadi dengan mudah pola itu kita baca," imbuhnya.
Sementara itu, Pengacara Direktur PT Solitech Media Synergi Irwan Hermawan, Maqdir Ismail mengatakan ada seseorang yang hari ini mengembalikan uang sebanyak Rp27 miliar kepada kliennya.
Uang tersebut diduga merupakan bagian dari aliran duit korupsi BTS 4G di Kemkominfo. Maqdir tidak mengatakan secara gamblang bahwa pihak yang mengembalikan tersebut adalah Dito Ariotedjo.
Baca Juga: Rendy Kjaernett Gencar Pamer Kedekatan dengan Anak Malah Panen Cibiran: Cara Nyari Simpati Orang
Namun, Irwan menyebut nama Dito ketika memberikan kesaksiannya. Irwan mengaku kepada penyidik bahwa dirinya memberikan Rp27 miliar pada November-Desember 2022 kepada Dito.
Tujuannya yaitu untuk meredam pengusutan perkara proyek BTS ini oleh Kejaksaan Agung. Saat Irwan menyerahkan uang tersebut, Dito masih menjabat sebagai staf khusus Kementerian Koordinator Perekonomian.
Berita Terkait
-
Soal Dugaan Menpora Terima Uang Rp27 M Aliran Kasus BTS, Rocky Gerung Ungkap Polanya Sangat Mudah Terbaca
-
Terbaru Oleh Menpora, Pengamat Soroti Fenomena Diduga Uang Aliran Kasus Korupsi Dikembalikan: Seolah-olah Kalau Dibalikin Selesai Kasus
-
Menpora Kembalikan Uang Rp27 Miliar Diduga Terkait Kasus BTS, Rocky Sebut Surya Paloh Bisa Ambil Keuntungan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi