/
Jum'at, 07 Juli 2023 | 23:59 WIB
Kolase Ganjar, Prabowo dan Anies (ANTARA/Naufal Ammar)

Pakar politik Panji Suminar mengatakan bahwa Generasi Z akan sangat memerhatikan sosok calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan berkontestasi dalam pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang.

Menurut Panji, tiga bakal capres sekarang seperti Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto tidak sepenuhnya merepresentasikan anak-anak Gen-Z.

“Tiga sosok calon presiden yang muncul saat ini, mereka tidak masuk kesukaan atau kecenderungan sosok representasi dari Generasi Z. Jadi kecenderungan Gen-Z memilih di pemilihan presiden 2024 itu bergantung pada sosok wakil, cawapres jadi penentu,” kata Panji dalam keterangannya dikutip Liberte Suara, Jumat (7/7/2023).

Akademisi Universitas Bengkulu itu menyebut, Anies dan Prabowo tidak menunjukkan karakter, cara berinteraksi, berkomunikasi, bahkan bergaul seperti anak muda.

Ganjar telah berkomunikasi dengan karakter Gen-Z sehingga lebih gaul dibandingkan Prabowo dan Anies. Sayangnya, sosok Ganjar masih melekat karakter elite politik dan petugas partai PDIP.

“Anies itu cara komunikasinya seperti bapak-bapak, Prabowo juga, tapi prabowo juga menunjukkan karakter elite, sama halnya dengan Ganjar. Jadi ketiga sosok ini tidak bisa berinteraksi dengan mudah ke anak-anak muda saat ini,” jelas Panji.

“Mereka Generasi Z ini bergaul dengan komunikasi dengan siapa saja itu setara, sebaya, meskipun umurnya lebih tua atau lebih muda, pakai lu-gue, tidak memandang sekat jabatan atau golongan. Mereka alergi dengan itu,” kata dia.

Panji menyimpulkan, Gen-Z juga akan memilah dan memilih sosok cawapres yang akan dipasangkan dengan ketiga capres yang sudah muncul.

“Ada empat sosok yang menjadi representasi pilihan generasi muda saat ini, yakni Erick Thohir, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, dan Agus Harimurti Yudhoyono,” ujar Panji.

Baca Juga: Adian Klaim Ganjar Capres Paket Lengkap, Bos Lembaga Survei Ini Tak Setuju

“Namun persoalannya sekarang apakah empat nama ini diberikan kesempatan oleh partai politik untuk jadi wapres,” tukasnya.

Load More