/
Senin, 10 Juli 2023 | 09:14 WIB
CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk (Jim Watson/AFP)

Politikus Partai Demokrat, Soeyoto, mengomentari perihal semakin mendekatnya Tesla ke Malaysia sementara hal serupa tidak terjadi dengan Indonesia.

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan beberapa waktu lalu telah bertemu dengan CEO Tesla Elon Musk.

Namun hingga saat ini belum ada kabar lanjutan terkait rencana Tesla masuk ke Indonesia. Sementara itu, tampaknya Tesla justru semakin dekat ke Malaysia.

Tesla dikabarkan akan membangun kantor dan showroom di Malaysia. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Tengku Datuk Seri Zafrul Aziz.

Bahkan, baru-baru ini dikabarkan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim dijadwalkan akan bertemu CEO Tesla Elon Musk pekan depan.

Pertemuan tersebut kabarnya dilakukan untuk membahas perkembangan investasi di Malaysia. Diharapkan, adanya investasi tersebut bisa membuka lapangan pekerjaan baru di negeri jiran.

"Elon Musk meminta bertemu pekan depan untuk mendiskusikan kemungkinan menambah investasi di Malaysia," kata Anwar sebagaimana diberitakan media lokal, The Star.

Menanggapi hal tersebut, Soeyoto menilai Indonesia hanya gigit jari karena biji nikel yang dimiliki telah diboyong ke China dalam jumlah yang besar.

“Gigit jari? Karena biji nikelnya sudah diboyong ke Cina jutaan ton,” ujar Soeyoto, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @soeyoto1 pada Senin (10/7/2023).

Baca Juga: Bukan Hanya Cak Imin, Prabowo Juga Lagi Atur Waktu untuk Bertemu Megawati

Load More