Relawan Ganjar Pranowo, Chusnul Chotimah, menyoroti rencana pembelian 12 jet tempur bekas Mirage 2000-5 dari Qatar senilai Rp11,8 triliun. Menurutnya, rencana tersebut justru membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) malu.
Dia menuding Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sengaja mempermalukan Presiden Jokowi dengan membeli pesawat bekas tersebut.
“Kembali Prabowo bikin malu Jokowi! Setelah PDIP yang kritik dan menolak keras, sekarang Demokrat juga bersuara,” ujar Chusnul, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @ch_chotimah2 pada Selasa (11/7/2023).
Pasalnya, pesawat yang dimaksud sudah usang dan bahkan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menolah dihibahi pesawat tersebut.
Hal tersebut disorot oleh Wakil Ketua MPR Syarief Hasan karena pemerintahan Presiden Jokowi justru berniat membeli pesawat tersebut dengan harga fantastis.
Namun, yang lebih membuat Chusnul geram adalah rencana pembelian pesawat itu bertentangan dengan perintah Presiden Jokowi untuk tidak membeli pesawat usang.
Ia pun mengungkit saat menjadi oposisi, Prabowo sering mempermalukan Jokowi. Tetapi ternyata hal itu tidak berubah bahkan setelah Prabowo diangkat jadi menterinya Jokowi.
“Dulu waktu jadi oposisi, Prabowo sering permalukan Jokowi, setelah diangkat jadi menteri ternyata sama aja. Menteri bungul,” ujar Chusnul.
Sementara itu, usai Joy Flight Super Hercules C-130 J di Lanud Halim Perdana Kusuma, Prabowo menjawab soal nyinyiran karena dirinya merencanakan membeli jet tempur bekas Mirage 2000-5.
Baca Juga: Hebat! FIFTY FIFTY Disebut Akan Hasilkan $2 Juta USD Lebih Berkat 'Cupid'
“Iya sudah jawab pada kesempatan-kesempatan yang lain, jadi Rafale pesawat teknologi Prancis generasi 4,5 ya,” ujar Prabowo pada Jumat (7/7/2023), dikutip dari detik.com.
Prabowo menjelaskan alasannya berencana membeli pesawat bekas tersebut yaitu sebagai pengisi kekosongan pesawat tempur karena Rafale belum bisa digunakan. Menurutnya, Mirage 2000-5 masih memiliki kelayakan pakai selama 15 tahun.
“Mungkin Skuadron pertama akan siap operasional kira-kira empat tahun lagi ya, 48 bulan lagi skuadron pertama. Dari sekarang sampai empat tahun, kita butuh suatu kekuatan militer. Nah itu lah maksudnya kita mencari pesawat fighter interim yang bisa segera kita gunakan,” jelas Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?