Menurut Refly Harun, disebutnya AHY sebagai bakal cawapres Anies membuat Partai NasDem tidak senang. Pasalnya, apabila AHY maju sebagai cawapres Anies, maka Partai Demokrat akan mendapat kutil efek secara ganda.
"AHY memang menjadi sulit karena dia tidak disukai oleh kubu NasDem, walaupun kita harus paham tidak sukanya karena apa," kata Refly Harun.
"Tapi intinya NasDem tidak begitu happy dengan AHY. Ya ini mungkin menyangkut bahwa di antara partai politik ini juga bersaing untuk mendapat kutil efek dari pencalonan Anies Baswedan. Dan kalau misalnya Demokrat bisa mengajukan AHY, maka double," lanjutnya.
Sedangkan, Refly Harun menyebut PKS hanya akan fokus pada pengamanan suara. PKS disebutnya tidak akan terlalu mempersoalkan sosok mana yang akan didapuk sebagai cawapres Anies dan akan ikut siapa saja yang disetujui oleh para petinggi partai koalisi.
Meski demikian, PKS akan lebih diuntungkan apabila cawapres Anies berasal dari luar koalisi. Dengan begitu, PKS akan mendapatkan posisi yang sama dalam pencalonan Anies Baswedan.
Mantan Staf Ahli Mahkamah Konstitusi itu menilai, sosok cawapres tidak akan terlalu memengaruhi suara. Menurutnya, figur capres lah yang paling penting. Pasalnya, publik akan lebih melihat siapa yang diusung sebagai capres dibanding cawapres.
Refly Harun juga menilai Gatot Nurmantyo sebagai sosok yang powerful, terutama terkait pengamanan suara.
"Kalau pengamanan suara, tentu Gatot akan jauh lebih powerful dibandingkan dengan... katakanlah AHY," imbuhnya.
Baca Juga: Berani Tampil Gila, Intip 10 Potret Aldi Taher Ngamen di Jalanan Malaysia
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal