/
Kamis, 13 Juli 2023 | 14:47 WIB
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (Suara.com/M Yasir)

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Laksamana Yudo Margono menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan pasukannya untuk menyelamatkan pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata.

"Kita tidak mau masyarakat jadi korban. Karena pasti yang jadi korban adalah masyarakat kalau TNI menggunakan kekuatannya," kata Panglima TNI dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Kamis (13/7/2023).

Yudo menegaskan bahwa pembebasan pilot Susi Air akan diupayakan melalui negosiasi damai yang dilakukan pemerintah daerah bersama tokoh agama.

"Yang jelas tetap mengutamakan negosiasi damai," tegas Yudo.

Lebih lanjut, Yudo Margono menyoroti isu permintaan uang tebusan senilai Rp5 miliar dari KKB sebagai syarat untuk membebaskan pilot Susi Air, yang kemudian dibantah Egianus Kogoya.

Terkait hal tersebut, Panglima TNI menyatakan tidak mengetahui siapa yang mengembuskan informasi tersebut. 

"Makanya saya tanya media dari mana isu itu berasal. Waktu itu ada yang tanya di (Kantor) Wapres, aku juga enggak dapat info," ucap Panglima TNI.

Load More