Kasus yang menyeret Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun perlu dituntaskan agar tidak berlarut-larut, kata Menko Polhukam Mahfud MD.
Ia mengingatkan, fokus utamanya adalah menyelesaikan kasus hukum Panji Gumilang sehingga tidak memperpanjang Al Zaytun menjadi pembahasan publik.
"Jadi Al Zaytun ini tidak boleh lagi berlarut-larut sampai 20 tahun seperti sekarang," terang Mahfud dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Kamis (13/7/2023).
Al Zaytun kerap kali muncul sebagai bahasan publik yang cenderung negatif tetapi redup tak lama kemudian. Padahal Al Zaytun merupakan institusi pendidikan yang baik.
"Setiap muncul, lalu hilang lagi. Mau pemilu Muncul lagi. Sekarang, selesaikan!" ujar Mahfud.
"Al Zaytun sebagai pondok pesantren tidak akan dibubarkan. Pemerintah mengakui bahwa sekolah itu baik produknya sehingga kami akan bina, akan sesuaikan kurikulumnya, akan bersihkan kalau ada kotoran-kotorannya di dalam pelaksanaannya," ungkapnya, menambahkan.
Ditegaskan oleh Mahfud, Al Zaytun tidak akan disanksi oleh pemerintah sehingga tidak memengaruhi kasus hukum Panji Gumilang yang sedang berjalan.
"Panji Gumilang merupakan tokoh di Pondok Pesantren Al Zaytun ini tidak pidananya akan kami selesaikan agar tidak selalu menjadi isu setiap ada event politik," pungkas Mahfud.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara