Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan ditanya mengenai pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dalam acara Rakernas XVI Asosiasi Pemerintah Kota Se Indonesia (APEKSI).
Pertanyaan tersebut dilontarkan oleh Ketua Umum APEKSI Bima Arya. Untuk diketahui, Rakernas tersebut digelar di Upperhills Convention Hall Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (13/7/2023).
Menanggapi pertanyaan soal IKN, Anies menyebutkan suatu program yang baik dan memiliki dasar yang kuat pasti akan berlangsung dan tidak memerlukan otot politik untuk membuatnya bisa terlaksana.
“Sesuatu yang direncanakan dengan baik, memiliki dasar yang kuat, dia tidak perlu otot politik untuk bisa dilaksanakan,” ujar Anies, dikutip Suara Liberte dari tayangan di kanal YouTube Metro TV pada Jumat (14/7/2023).
Namun, jika suatu program tidak memiliki dasar yang kuat serta kebermanfaatannya yang tidak jelas, maka pemerintah yang mencanangkannya harus bekerja keras menggunakan otot politik untuk membuat program tersebut dapat terlaksana.
“Tapi kalau dia tidak memiliki dasar yang kuat, kemudian tidak jelas yang mendapat manfaat siapa, maka wali kota itu harus bekerja keras pakai otot politik untuk membuat program yang diinginkan jalan,” sambung Anies.
Oleh karena itu, Anies meyakini seandainya IKN merupakan program yang baik pasti pembangunannya akan terus berjalan.
Justru, yang membuatnya heran adalah mengapa pembangunan IKN terus dipertanyakan. Hal itu menimbulkan kecurigaan adanya masalah di IKN
“Jadi saya melihat bila ini adalah rencana yang baik ya pasti jalan terus. Pasti jalan terus. Tapi bila ini ada masalah, saya juga kadang-kadang heran kenapa sering ditanyakan ya. Apa ada masalah?
Baca Juga: Gaul Abis! Ini 7 Kata Slang Bahasa Inggris Terpopuler yang Punya Arti Unik
Berita Terkait
-
Anies Dipuji Lantaran Tebet Eco Park Dapat Penghargaan Presidents Design Award 2023: Itu Hanya Terjadi Jika Otak Dipakai Terlebih Dahulu
-
Tebet Eco Park Karya Anies Kembali Mendunia, Geisz Chalifah Sarankan Pemerintah Segera Renovasi Macam JIS
-
Moment Kubu Anies Baswedan Pamer Mendunianya Tebet Eco Park: Mudah-mudahan Standar Rumputnya Tidak Dipermasalahkan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati