Jabatan Menteri Komunikasi dan Informatika resmi ditempati oleh Budi Arie Setiadi. Namun sejumlah elemen masyarakat malah ngeri melihat hal ini, pasalnya ada sosok tersebut merupakan Ketua Umum Pro Jokowi (Projo).
Masyarakat khawatir akan bagaimana jabatan strategis ini malah terisi oleh seorang sosok yang terafiliasi merupakan loyalis dari pemerintah saat ini. Mereka takut ada penyalahgunaan kekuasaan.
Hal ini disuarakan lewat media sosial, salah satu yang menyuarakan hal ini adalah Noval Assegaf. Ulama tersebut berkelakar agar netizen mulai hati-hati jika bercuit terkait dengan sosok dari Jokowi.
"Ketua Projo jadi Menkominfo, hati-hati netizen kena suspend. Sering-sering ketik I Love You Jokowi ajah," tegasnya melalui @NovalAssegaf, Senin (17/7).
Unggahannya itu langsung mendapatkan respons dari netizen lainnya, mereka memiliki pendapat yang serupa dengan sosok dari Noval.
"Lebih prah dari Korea Utara," ungkit @ANoviyar
"Waspada kalau nge twitt. Ketum Buzzer lagi mengemban amanah," cuit dari @njsusilo
Sementara itu, Presiden Jokowi sendiri rupanya memiliki alasan tersendiri mengapa ia mengangkat sosok dari Budi Arie Setiadi. Alasannya rupanya berkaitan dengan percepatan pembangunan infrastruktur komunikasi di sisa akhir masa jabatannya, terutama soal proyek Base Transceiver Station (BTS).
"Kita hanya punya waktu yang sangat pendek. Satu setengah tahun kurang sehingga saya ingin yang pertama di Kominfo penyelesaian BTS itu harus diutamakan," ungkap presiden usai pelantikan sosok tersebut.
Baca Juga: Jabatan Menkominfo Ditempati Budi Arie, Rakyat Kecewa Lagi Sama Jokowi: Gimana Negara Bisa Maju...
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan
-
Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air