Kader PDI Perjuangan, Ferdinand Hutahaean menyindir pelantikan sebagai menteri kepada sosok dari Budi Arie Setiadi. Hal ini terkait dengan manuver politik sosok tersebut jelang Pilpres 2024.
Meski tak menyebutkan secara eksplisit sosok tersebut, ia mengungkit sejumlah manuver yang dilakukan oleh Budi. Diantaranya adalah soal dukungan organisasinya, Pro Jokowi (Projo) yang condong terhadap Prabowo Subianto.
"Ancaman akan dukung 08 itu berbuah Jabatan Menteri. Gara-gara dibilang pelit dikasih jabatan," ungkit dari @ferdinand_mpu, Senin (17/7).
Selain itu, politikus ini juga mengungkit bagaimana rekam jejak dari Budi. Ia teringat betul soal ancaman yang pernah dikeluarkan sosok tersebut sebelum ia menjadi wakil menteri. Kini hal itu terulang kembali.
"Sukses mengancam, pertama mau bubar berbuah wakil, sekarang mau dukung yang lain berbuah menteri," jelasnya.
Kini Ferdinand hanya berharap tak akan ada masalah yang hinggap dalam tubuh Kemenkominfo. Ia tak ingin hal yang sama terulang, yakni adanya korupsi dalam kementerian tersebut.
Budi Arie Setiadi sendiri telah bersumpah akan menjalankan tugasnya sebagai Menkominfo. Ia mengaku akan teguh mengikuti arahan serta netral terkait dengan pesta demokrasi sesuai dengan arahan presiden.
Sementara itu, dilantiknya Budi Arie Setiadi sendiri ternyata memiliki alasan tersendiri. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Ia ingin melihat percepatan pembangunan infrastruktur komunikasi di sisa akhir masa jabatannya
"Kita hanya punya waktu yang sangat pendek. Satu setengah tahun kurang sehingga saya ingin yang pertama di Kominfo penyelesaian BTS itu harus diutamakan," ungkap Jokowi.
Baca Juga: Mata Rakyat Awasi Rencana Menkominfo Budi Arie, Ketum Projo yang Siap Awasi Media Sosial
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk
-
Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR
-
Tanpa Jeda
-
Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?
-
Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026