Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi langsung tancap gas setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia mengaku akan mengeksekusi konten media sosial yang meresahkan di Indonesia.
Namun, alih-alih gembira, masyarakat justru mengkhawatir rencana ini. Pasalnya tidak ada parameter yang jelas konten media sosial seperti apa yang akan diawasi oleh Budi. Keresahan ini dapat terlihat jelas dalam media sosial.
Eks Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu misalnya, ia mengaku akan mengawasi bagaimana tugas itu akan dijalankan, apalagi jelang pesta demokrasi.
"Kita tunggu seperti apa yang akan terjadi," tegasnya melalui akun media sosial pribadinya @msaid_didu, Senin (17/7).
Netizen turut menyuarakan hal serupa dalam unggahan mantan pejabat negara itu, mereka juga mengungkit kekhawatiran mereka. Pasalnya Budi Arie memiliki jabatan sebagai Ketua Umum Pro Jokowi (Projo).
"Yang diangkat jadi Menteri adalah ketua relawan garis keras. Dengan posisi yang sekarang apa gak diberangus pelan-pelan akun yang berseberangan n sering mengkritik kebijakan atasannya?" ungkap dari @Waras4ever
"Pengangkatan didasari bukan untuk kemajuan, tapi untuk kepanjangan cawe-cawe," balas dari @bdatmaneo.
Terkait dengan kebijakan ini sendiri, Menkominfo Budi Arie Setiadi mengaku pihaknya masih butuh diskusi panjang dengan pejabat-pejabat dalam kementeriannya soal pengawasan konten media sosial.
"Dinamika yang ada butuh diskusi bukan satu hari. Ini teknologi baru digitalisasi banyak masalah nanti kita eksekusi," tegasnya usah dilantik oleh Presiden Jokowi.
Baca Juga: Moment Lawan Politik Dipangku Jokowi, Yusuf Dumdum Cuma Pasrah Soal Pelantikan Budi Arie Setiadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Prabowo Teken Keppres Cuti Bersama 2026, Total Ada 8 Hari
-
Media Vietnam Soroti Banyak Pemain Naturalisasi Gabung Super League Demi Juara Piala AFF 2026
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
-
Bursa Kripto Global Ini Catatkan Kepemilikan Aset Rp486 Triliun
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Idap Jantung hingga Thalassemia, Pelawak Prapto Pempek Butuh Bantuan
-
Mengakarnya Budaya Patriarki dan Absennya Peran Ayah di Rumah Tangga
-
FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman