Pegiat media sosial Jhon Sitorus menduga ada pesan tersembunyi di balik penempatan Nezar Patria sebagai wakil dari Budi Arie Setiadi.
Seperti diketahui, Budi Arie Setiadi dilantik sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) sementara Nezar Patria dilantik sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Keduanya dilantik di Istana Negara pada Senin (17/07/2023). Pelantikan Budi sebagai Menkominfo dilakukan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 62/P Tahun 2023 tentang Pengangkatan Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.
Menanggapi pelantikan tersebut, Jhon menyoroti sosok Nezar Patria yang dikabarkan pernah diculik di era orde baru.
Berdasarkan pemberitaan suatu media, kisah penculikan Nezar pernah diangkat oleh majalah Tempo berjudul “Di Kuil Penyiksaan Orde Baru”. Bahkan, kisahnya tersebut menjadi inspirasi novel berjudul Laut Bercerita karya Leila Chudori yang bercerita tentang peristiwa 1998.
Menurut Jhon Sitorus, penempatan Nezar sebagai wakil Budi Arie memiliki pesan tersembunyi.
“Menempatkan Nezar Patria sebagai Wakil Menteri Kominfo Budi Arie memiliki pesan tersembunyi,” ujar Jhon, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Miduk17 pada Selasa (18/7/2023).
Menurutnya, hal tersebut merupakan penegasan untuk Budi Arie untuk berhati-hati menetukan pilihan agar orde baru tidak terulang kembali yang meninggalkan salah satu jejak hitam penculikan aktivis di masa tersebut.
Ia menyarankan Budi Arie yang juga seorang Ketua umum Projo (organisasi relawan Presiden Jokowi) untuk jangan gegabah dalam menentukan pilihan.
“Jokowi menegaskan kepada Budi Arie bahwa harus hati-hati menentukan pilihan. Jangan sampai orde baru terulang kembali, sebagaimana banyak aktivis diculik masa itu. Jangan GEGABAH, ojo kesusu,” ujar Jhon.
Sementara itu, usai acara pelantikan Presiden Jokowi sempat mengutarakan alasannya memilih Budi Arie. Presiden mengatakan dirinya membutuhkan sosok yang bisa bekerja dengan cepat untuk mewujudkan program kerja Menkominfo mengingat masa kerjanya tinggal sekitar satu tahun lagi.
Menurutnya penting untuk memastikan program kerja Menkominfo seiring dengan berjalannya proses hukum kasus BTS 4G.
“Penyelesaian hukum silahkan berjalan. Kita hormati proses hukum tapi penyelesaian BTS tetap harus berjalan karena nanti menyangkut pada pelayanan ke daerah 3T,” ujar Presiden Jokowi, dikutip dari CNBC Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
John Herdman Puji Habis-habisan Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts and Nevis, John Herdman: Jangan Cepat Puas!
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Dakwaan Jaksa Soal Dugaan Gratifikasi dan TPPU Tak Terbukti, Eks Sekretaris MA Pilih Mubahalah
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Regional Office Palembang Kucurkan KUR Rp 2,34 Triliun