Pegiat media sosial Husin Alwi Shihab menyoroti pernyataan dari pihak NasDem yang tampak kesal lantaran calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan yakni Anies Baswedan menambah kriteria baru untuk bakal calon wakil presiden (bacawapres) baginya menuju Pilpres 2024.
Hal itu ditanggapi oleh Husin Shihab melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Husin Shihab menyinggung bahwa Anies Baswedan itu tak memiliki panutan. Tapi, Anies Baswedan justru menanggap dirinya sendiri sebagai panutan.
"Anies itu keminter emang modele. Dia gak punya panutan, yang ada dia menganggap dirinya sebagai panutan," ujar Husin dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @HusinShihab, Senin (24/7).
Lebih lanjut, Ketua Cyber Indonesia itu mengatakan bahwa hal tersebut menjadikan Anies Baswedan bakal sulit diajak kerjasama.
"Jadi kalau uda kayak gitu susah bekerjasama sama siapapun, sama partai pengusungnya aja dibikin kesel, apalagi rakyat seIndonesia ntar? Ah, udalah, skip aja Anies ini," tandasnya.
Sementara itu, diketahui bahwa pihak NasDem yang mengutarakan hal tersebut ialah Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali. Ali menilai Anies inkonsisten karena kerap menambah kriteria calon wakil presiden.
"Ya artinya, pertama saya bingung juga dengan Mas Aniesnya ini. Tiap hari, berubah bertambah kriterianya," kata Ali saat dihubungi CNN Indonesia, Jumat (21/7/2023).
Ali juga menilai penambahan kriteria tersebut lebih seperti upaya pencarian pembenaran terhadap sosok yang ingin dipilih Anies. Oleh karena itu menurutnya sebaiknya Anies langsung mengumumkan calon wakil presidennya jika sudah diputuskan siapa orangnya.
Baca Juga: Profil Dewi Kam, Perempuan Indonesia Jadi Paling Kaya Se-ASEAN Gara-gara Proyek PLTU
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Rahasia Maliq & D'Essentials Eksis 24 Tahun: Rekam Tumbuh Kembang Personel Lewat Lagu
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar