Pegiat media sosial Yusuf Dumdum menyoroti pernyataan Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyebutkan bahwa kerugian Formula E 2023 mencapai ratusan miliar rupiah.
Hal ini ditanggapi Yusuf Dumdum dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Yusuf Dumdum menyindir dengan melontarkan pertanyaan terkait Formula E yang diklaim rugi. Ia bahkan menyinggung jika PKS salah data lantaran menyebut Formula E rugi mencapai ratusan miliar.
"Masa sih Formula E rugi ratusan miliar? Jangan-jangan PKS salah data?," ujar Yusuf Dumdum dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @yusuf_dumdum, Jumat (28/7).
Lebih lanjut, ketidakpercayaan Yusuf Dumdum itu lantaran ada klaim dari pihak yang menurutnya 'genk sebelah' justru menyebut kalau Formula E itu meraup keuntungan.
"Soalnya kata geng sebelah untung triliunan. Jadi mau percaya siapa ? Hayooo loh!," tandasnya.
Sementara itu, diketahui bahwa Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Suhud Alynudin, mengatakan gelaran Formula E merugi hingga ratusan miliar. Itu karena, pengeluaran ajang tersebut mencapai Rp129 miliar sementara pendapatannya hanya sekitar Rp25 miliar.
Berita Terkait
-
PKS Baru Sadar Formula E 2023 Rugi Ratusan Miliar, Ade Armando: Kemana Aja?
-
PKS Sebut Kerugian Formula E 2023 Ratusan Miliar, Eh Dibandingkan dengan Geng Sebelah: Jangan-jangan Salah Data?
-
Jokowi Tugaskan 7 Orang untuk Menangkan Ganjar di Pilpres 2024, Yusuf Dumdum Akui Tau Siapa Saja Orangnya: Ngeri Kalau Tim Ini Sudah Dapat Lampu Hijau
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026