Politikus Golkar, Andi Sinulingga menyoroti Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang membantah jika DPP PDI Perjuangan (PDIP) memberi instruksi kepada Plt Wali Kota Bekasi untuk membatalkan izin penggunaan Stadion Patriot Candrabhaga untuk acara PKS yang menghadirkan Anies Baswedan.
Hal itu ditanggapi Andi Sinulingga melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, loyalis Anies Baswedan ini menyinggung soal Plt Wali Kota Bekasi yang merupakan kader berlogo banteng itu.
Andi Sinulingga juga mengungkapkan fakta kalau Plt Wali Kota Bekasi itu rupanya kepala daerah yang bukan dipilih langsung oleh warga.
"Ooohhh, Plt Wali Kota Bekasi itu kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ketua DPC PDIP Kota Bekasi. Bukan Walikota yang di pilih warga kota Bekasi rupanya dia," ujar Andi Sinulingga dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @AndiSinulingga, Senin (31/7).
Andi Sinulingga pun menyebut terkait Plt Wali Kota Bekasi yang bukan dipilih langsung warga menjadi ada bedanya dengan kepala daerah yang dipilih langsung oleh warga.
"Itulah bedanya jika kepala daerah di drop dari atas dgn kepala daerah yg di pilih langsung oleh warga," tandasnya.
Sementara itu, usai mengeluarkan keputusannya yakni mencabut izin penggunaan Stadion Patriot Candrabhaga untuk acara Senam Bareng Rakyat yang bakal dihadiri Anies Baswedan, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Tri Adhianto pun meminta maaf.
Baca Juga: 4 Manfaat Tak Terduga Oil Puilling bagi Kesehatan Mulut, Berani Coba?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026